Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
14 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
14 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
14 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
4
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
13 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
5
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
13 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
6
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Metropolitan
23 jam yang lalu
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Home  /  Berita  /  Beladiri

Polda Riau Musnahkan Sabu dan Ekstasi dari 10 Jaringan Narkoba

Polda Riau Musnahkan Sabu dan Ekstasi dari 10 Jaringan Narkoba
Pemusnahan narkoba di Mapolda Riau, Senin, 11 Oktober 2021. (foto: ist.)
Senin, 11 Oktober 2021 17:49 WIB
PEKANBARU - Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Riau Irjen Pol. Agung Setya Imam Effendi memimpin pemusnahan 189,31 kilogram Sabu dan 889 butir ekstasi di halaman Mapolda Riau, Senin (11/10/21).

Publikasi Polri yang dikutip GoNEWS.co menyebut, narkoba yang dimusnahkan itu merupakan barang sitaan dari 10 jaringan narkoba yang telah dibongkar Polda Riau. Pemusnahan itu, juga disaksikan langsung oleh 22 pelaku kejahatan narkoba yang terlibat di 10 jaringan narkoba yang berhasil di ringkus Polda Riau dan jajarannya.

Dalam kesempatan itu, Kapolda juga menegaskan hukuman setimpal bagi pada pelaku kejahatan narkoba yang telah diamankan.

"Para tersangka kita jerat dengan Pasal 114 Ayat (2) Jo Pasal 112 ayat (2) UU RI NO 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan Ancaman Hukuman mati atau penjara paling singkat 5 (lima) tahun, paling lama 20 (dua puluh) tahun. Yakni dalam hal perbuatan menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menjadi perantara dalam jual beli, menukar, menyerahkan, atau menerima Narkotika Golongan I sebagaimana dimaksud pada ayat (1) yang dalam bentuk tanaman beratnya melebihi 1 (satu) kilogram atau melebihi 5 (lima) batang pohon atau dalam bentuk bukan tanaman beratnya 5 (lima) gram, pelaku dipidana dengan pidana mati, pidana penjara seumur hidup, atau pidana penjara paling singkat 6 (enam) tahun dan paling lama 20 (dua puluh) tahun dan pidana denda maksimum sebagaimana dimaksud pada ayat (1) ditambah 1/3 (sepertiga)," jelas Kapolda.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Beladiri, Riau
wwwwww