Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
21 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
2
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
9 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
3
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
9 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
4
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Metropolitan
19 jam yang lalu
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
5
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
10 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
6
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
9 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Home  /  Berita  /  Non Olympic
Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2020

Pemda Papua Harus Kreatif Untuk Rawat Venue PON XX

Pemda Papua Harus Kreatif Untuk Rawat Venue PON XX
Menpora Amali saat jadi narasumber RRI Jayapura. (Dok. Kemenpora)
Jum'at, 15 Oktober 2021 12:57 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAYAPURA - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali mengingatkan pemerintah daerah (pemda) harus kreatif dalam merawat venue eks Pekan Olahraga Nasional (PON) 2021. Salah satu yang disarankan yaitu membentuk badan pengelola yang bertanggung jawab untuk merawat venue-venue supaya tidak terbengkalai.

“Fasilitas olahraga yang mewah itu tentu tidak murah ya. Maka kreativitas pemerintah daerah sangat dibutuhkan. Perlu integrasi sarana olahraga dan fasilitas penunjang lainnya,” kata Menpora Amali saat menjadi narasumber di RRI Jayapura, Papua, Jumat (15/10).

Menpora Amali mencontohkan pengelolaan seperti Gelora Bung Karno (GBK) di Jakarta. Kompleks olahraga tersebut berdekatan dengan pusat perbelanjaan, hotel dan lainnya.

“Sehingga itu bisa menghidupi pemeliharaan disana. Artinya pemerintah daerah harus kreatif dan menggandeng perencana yang baik tentang bagaimana pengelolaan. Kalau sendiri tidak kuat, bahkan dibeberapa tempat ada yang bayar listrik saja sudah tidak kuat begitu,” ujar Menpora Amali.

“Oleh karena itu jangan malu untuk mengundang mitra yang bisa mengerjakan pengelolaan, tentunya dibawah pengawasan Pemprov Papua,” jelas Menpora Amali.

Dengan pengelolaan venue yang baik, Menpora Amali optimis Papua akan menjadi provinsi yang memiliki gudang atlet secara terus menerus. Selain itu, venue yang baik ini juga dijadikan tempat pembibitan dan peningkatan prestasi olahraga.

“Fasilitas olahraga bertaraf internasional ini tentu jadi tempat bagi atlet yang memiliki talenta hebat. Jadi saya harap betul nanti ada badan pengelolaannya agar tidak terlantar venue. Jangan sampai ini tidak dimanfaatkan,” terang Menpora Amali.

“Tidak hanya venue yang di Jayapura, Merauke dan Mimika juga demikian. Saya tentunya juga mendorong agar cabang olahraga melaksanakan kegiatan disini minimal ya kejurnas, atau bahkan kejuaraan internasional agar ini bisa terawat dengan baik dan dapat digunakan,” pungkas Menpora Amali. ***

wwwwww