Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
Hukum
15 jam yang lalu
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
2
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
Ekonomi
13 jam yang lalu
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
3
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
Metropolitan
20 jam yang lalu
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
4
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
Badminton
7 jam yang lalu
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
5
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
Olympic
7 jam yang lalu
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
6
Jet Pribadi Jatuh di Palm Beach, Kecelakaan Maut Tewaskan Sembilan Penumpang
Internasional
14 jam yang lalu
Jet Pribadi Jatuh di Palm Beach, Kecelakaan Maut Tewaskan Sembilan Penumpang
Home  /  Berita  /  Olympic

Neng Eem Marhamah: Nilai-Nilai Kebangsaan Jangan Hanya Menjadi Jargon

Neng Eem Marhamah: Nilai-Nilai Kebangsaan Jangan Hanya Menjadi Jargon
Sekretaris Fraksi PKB MPR RI, Neng Eem Marhamah Zulfa. (foto: Istimewa)
Minggu, 17 Oktober 2021 08:07 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy

BOGOR - Sekretaris Fraksi PKB MPR RI, Neng Eem Marhamah Zulfa mengharapkan penanaman nilai-nilai kebangsaan dalam program Empat Pilar MPR tidak hanya sekadar jargon.

Menurutnya, Empat Pilar MPR tidak hanya sekadar hapalan, tetapi benar-benar diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.

"Saya kira kita sudah melewati bangku sekolah yang mengajarkan Pancasila. Maka saatnya untuk mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari," katanya dalam Bincang Kebangsaan di Bogor, Sabtu (16/10/2021). Kegiatan Bincang Kebangsaan ini merupakan kegiatan perdana yang dilakukan Biro Humas dan Sistem Informasi MPR RI.

Neng Eem mendukung kegiatan Bincang Kebangsaan dari Biro Humas MPR karena dengan kegiatan ini bangsa dan negara Indonesia menjadi lebih baik terutama tetap menanamkan nilai-nilai Empat Pilar (Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika) di bumi Nusantara.

"Melalui sahabat kebangsaan kita menumbuhkan rasa kecintaan pada NKRI. Sahabat kebangsaan agar memberikan inspirasi kepada masyarakat di Kota Bogor untuk senantiasa melaksanakan, menjalankan, dan mengimplementasikan Pancasila," ujarnya.

"Juga menularkannya kepada generasi muda, kepada anak-anak, sahabat dan teman-teman agar bangsa ini tetap kondusif dan aman. Ini tidak lepas dari peran sahabat kebangsaan," sambungnya.

Neng Eem memberi contoh pada waktu lalu kota Bogor dikenal dengan sarangnya paham-paham keagamaan yang menyimpang. Banyak orang yang terpengaruh paham keagamaan yang menyimpang seperti keinginan mendirikan negara Islam dan sebagainya. "Di sinilah pentingnya keberadaan sahabat kebangsaan yang lebih mengedepankan kebangsaan," tuturnya.***

Menurut Neng Eem, masyarakat Indonesia tidak mungkin bisa menjalankan ibadah dengan aman, berdakwah dengan damai, mendidik anak-anak dengan baik, dan menjalankan kegiatan ekonomi dengan lancar kalau Indonesia tidak aman dan kondusif.

"Agar bisa aman dan kondusif maka kita harus menuntaskan masalah kenegaraan dan kebangsaaan yang menjadi pondasi utama," terangnya.

"Untuk menuntaskan masalah kebangsaan dan kenegaraan kota, maka Empat Pilar MPR harus dipertahankan. Aturan-aturan kenegaraan harus diikuti, dijalankan, diajarkan ke anak-anak dan generasi selanjutnya," imbuhnya.

wwwwww