Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
23 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Kemenpora
16 jam yang lalu
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
3
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
Nasional
14 jam yang lalu
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
4
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
Kemenpora
16 jam yang lalu
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
5
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
Kemenpora
16 jam yang lalu
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
6
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
23 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Home  /  Berita  /  Metropolitan

Cak Imin Mengaku Bangga Pesantren Jadi Solusi Pendidikan Nasional

Cak Imin Mengaku Bangga Pesantren Jadi Solusi Pendidikan Nasional
Ketua Umum PKB, Abdul Muhaimin Iskandar saat menghadiri Refleksi Hari Santri Nasional (HSN) 2021 atau yang ke 6 di kediaman Pengasuh Ponpes Al Madina Gunungpati Semarang, Habib Umar Muthahar, Rabu, 20 Oktober 2021. (Foto: Istimewa)
Kamis, 21 Oktober 2021 13:02 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy

JAKARTA - Wakil Ketua DPR RI, Abdul Muhaimin Iskandar atau Cak Imin menilai, refleksi 'Hari Santri' diharapkan bisa memberi motivasi semangat bagi kaum santri untuk terus belajar dan semangat meningkatkan kualitas diri mereka menatap masa depan yang semakin penuh tantangan.

Demikian dia sampaikan saat menghadiri Refleksi Hari Santri Nasional (HSN) 2021 atau yang ke 6 di kediaman Pengasuh Ponpes Al Madina Gunungpati Semarang, Habib Umar Muthahar, Rabu, 20 Oktober 2021.

Cak Imin menyebut ada tiga hal mendesak yang harus diantisipasi kaum santri menjawab tantangan masa depan yang semakin kompleks. Pertama, kaum santri harus menjadi penopang kekuatan ekonomi baru di tengah terpuruknya ekonomi nasional akibat pandemi. "Kedua, santri harus melek teknologi dan ilmu pengetahuan sehingga bisa menghasilkan generasi yang sesuai dengan tantangan zaman," kata Cak Imin

Ketiga, Cak Imin menekankan pesantren untuk menjadi penjaga nilai dan akhlak bangsa. Dia juga mendorong pesantren untuk menjadi supporter pembangunan nasional. Menurutnya, pembangunan nasional memerlukan peran pesantren sebagai lembaga yang mencetak generasi berakhlakul karimah.

Selain itu, Ia juga mengakui peran pesantren dalam dunia pendidikan nasional sekaligus menjadi solusi yang belakangan tertimpa krisis akibat pandemi. Salah satu bukti pesantren menjadi solusi pendidikan nasional, adalah ketika sekolah-sekolah formal pada tutup karena tidak bisa melaksanakan pendidikan karena pandemi, pesantren tetap berjalan dengan lancar.

"Banyak sekolah di kampung-kampung menjadi libur tidak ada kegiatan belajar, pesantren tetap berjalan dengan lancar, baik SMPnya, SMAnya, SMKnya, Aliyahnya semua berjalan normal menggunakan sistem isolasi mandiri dalam satu komplek pesantren tertutup dan prokes yang tepat, alhamdulillah tidak ada masalah," tadasnyaaaaa.

Acara tersebut turut dihadiri oleh sejumlah tokoh, antara lain Habib Umar Muthahar, Rois Syuriyah PWNU Jateng KH. Ubaidillah Shodaqoh, Ketua PWNU Jateng KH. Muzammil, serta sejumlah Kiai dan Habib di wilayah Semarang.

Nampak pula hadir Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar, Wakil Ketua MPR RI, Jazilul Fawaid, Ketua Fraksi PKB DPR RI Cucun Syamsurijal, serta Pengasuh Ponpes API Tegalrejo Magelang KH. Yusuf Chudlory.***

wwwwww