Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Sepakbola
24 jam yang lalu
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
2
Optimalisasi Kemampuan Multiposisi Rizky Ridho
Sepakbola
24 jam yang lalu
Optimalisasi Kemampuan Multiposisi Rizky Ridho
3
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
13 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
4
Pieter Huistra Akui Aspek Pertahananan PSS Perlu Perbaikan
Sepakbola
24 jam yang lalu
Pieter Huistra Akui Aspek Pertahananan PSS Perlu Perbaikan
5
Stjepan Fokus Laga Berikutnya, Nadeo Ucapkan Terima Kasih kepada Jakmania
Sepakbola
24 jam yang lalu
Stjepan Fokus Laga Berikutnya, Nadeo Ucapkan Terima Kasih kepada Jakmania
Home  /  Berita  /  Nasional

Pesan Hetifah untuk W20 G20

Pesan Hetifah untuk W20 G20
Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian dalam suatu kesempatan rapat di parlemen. (foto: dok. dpr)
Jum'at, 22 Oktober 2021 14:58 WIB
JAKARTA - Wakil Ketua Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Hetifah Sjaifudian dalam kampanye digital 'Webinar dan FGD Series: Road to W20 G20 Indonesia Presidency 2022' menyatakan, salah satu instrumen untuk mengukur kesenjangan antara perempuan dan laki-laki adalah Gender Analysis Pathway (GAP).

"Dalam GAP kita bisa melihat apakah satu kebijakan telah mampu memberikan manfaat, akses, kontrol, serta partisipasi yang berkeadilan bagi kedua gender," kata Hetifah dikutip GoNEWS.co dari rilisnya, Jumat (22/10/2021).

Hetifah memastikan, pertimbangan gender dalam setiap Undang-Undang, anggaran, program dan kebijakan, menjadi perhatian pengawasan pihaknya di parlemen.

Lebih jauh, dalam aspek pendidikan Hetifah menyampaikan, aksesibilitas pendidikan STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) pada perempuan belum optimal.

"Saat ini, angka partisipasi kasar perempuan dan laki-laki di perguruan tinggi sudah cukup setara. Akan tetapi, jumlah perempuan yang masuk jurusan teknik jauh lebih sedikit. Selain itu, hanya 17% perempuan yang tersertifikasi insinyur. Hal ini disebabkan mindset bahwa STEM adalah dunia maskulin. Tentu perspektif ini harus dirubah dalam acara W20 G20 2022," kata Hetifah.

Sebagai informasi, kampanye digital 'Webinar dan FGD Series: Road to W20 G20 Indonesia Presidency 2022' merupakan acara gelaran Kongres Wanita Indonesia (KOWANI) yang diagendakan berlangsung sepanjang September-Desember 2021. Acara ini menyambut pertemuan G20 2022 yang akan digelar di Indonesia.

Kampanye digital 'Webinar dan FGD Series: Road to W20 G20 Indonesia Presidency 2022' membahas 4 isu prioritas gender, meliputi; (1) Inklusi Ekonomi untuk Pemberdayaan Perempuan , (2) Diskriminasi dan Kesetaraan Perempuan, (3) Peningkatan Perempuan Pedesaan dan Penyandang Disabilitas, (4) Peningkatan Pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:PON, Nasional, Kriminal, DKI Jakarta
wwwwww