Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
19 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Kemenpora
12 jam yang lalu
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
3
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
Nasional
11 jam yang lalu
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
4
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
19 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
5
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
Kemenpora
12 jam yang lalu
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
6
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
Kemenpora
12 jam yang lalu
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
Home  /  Berita  /  Nasional

Tengku Erwin Alamsyah: Puan adalah Pilihan Logis bagi PDIP

Tengku Erwin Alamsyah: Puan adalah Pilihan Logis bagi PDIP
Ketua DPR RI/Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani. (foto: ist.)
Selasa, 26 Oktober 2021 21:41 WIB
JAKARTA - Sarjana Ilmu Komunikasi Universitas Budi Luhur Tengku Erwin Alamsyah dalam suatu tulisannya yang dibaca di Jakarta, Selasa (26/10/2021) menyebut, adalah hal logis jika PDI Perjuangan mencalonkan Puan Maharani dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 mendatang.

"Saat ini nama-nama untuk menduduki kepemimpinan nasional menjelang Pemilu 2024 sudah muncul ke permukaan. Dari kubu PDI Perjuangan yang sangat menarik adalah munculnyanama Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, selain Ketua DPR RI Puan Maharani. Adalah logis apabila Puan diusung PDI Perjuangan, selain Ia adalah titisan Bung Karno, karir politik Puan juga terus bersinar," kata Erwin.

Tapi hal terpenting bagi PDIP, menurut dia, adalah tetap menjaga soliditas partai. "Munculnya nama Ganjar Pranowo untuk kandidat RI 1, bagaimanapun, tidak boleh membuatPDI Perjuangan kembali terbagi dua, atau bahkan pecah dan menimbulkan kekisruhan, sebagaimana terjadi pada tahun 1993-1998,".

"Artinya, jangan mengulang sejarah kelabu dimasa lalu," ujarnya merujuk pada sejarah riwayat keterbelahan PDI antara kubu Megawati dengan kubu Soerjadi.

"Langkah yang patut dilakukan PDI Perjuangan saat ini, sebagai 'therulingparty' setidaknyaadalah berjuang untuk tetap solid, tidak terbelah, terutama saat menentukan pilihan kepadaPuan Maharani atau Ganjar Pranowo sebagai RI 1, serta sesegera mungkin menentukan koalisipartai dan menetapkan calon wakil presiden yang kompeten dan kuat," tulis Erwin.

Menurut analisanya, siapapun yang ditetapkan oleh PDI Perjuangan untuk mengisi calonRI 1, apakah itu Puan Maharani atau Ganjar Pranowo, asalkan didukung penuh oleh partai dansolid, ditambah calon Wapres pendamping yang kuat, maka pasangan yang diusung PDIPerjuangan dipastikan akan menjadi salah satu kandidat kuat pasangan pemenang Pilpres2021.

"Termasuk apabila Cawapres itu adalah bukan orang partai, seperti yang belakangan ini muncul ke permukaan, yaitu Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto yang sebentar lagi akan memasukimasa pensiun," demikian Erwin.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Metropolitan, Nasional, DKI Jakarta
wwwwww