Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
21 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
21 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
21 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
4
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
21 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
5
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
22 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
6
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
21 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
Home  /  Berita  /  Olympic

Berharap Pandemi Segera Berakhir, Vaksinasi Santri Terbesar Digelar di Aceh

Berharap Pandemi Segera Berakhir, Vaksinasi Santri Terbesar Digelar di Aceh
Wakil Ketua DPR Bidang Korkesra yang juga Ketua Timwas Pelaksanaan Penanganan Bencana Covid-19 DPR, Abdul Muhaimin Iskandar (Cak Imin) saat meninjau pelaksanaan vaksinasi massal di Dayah Mudi. (Foto: Istimewa)
Rabu, 27 Oktober 2021 10:17 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy

BIREUEN - Upaya memutus rantai penyebaran Virus Covid-19 terus dilakukan berbagai kalangan, termasuk kalangan santri. Salah satunya melalui vaksinasi massal yang diikuti 2.609 orang di Dayah (Pesantren) Ma'hadal Ulum Diniyah Islamiyah (MUDI) di Komplek Dayah Mudi Masjid Raya Samalanga, Bireuen, Acah, Selasa (26/10/2021).

Wakil Ketua DPR Bidang Korkesra yang juga Ketua Timwas Pelaksanaan Penanganan Bencana Covid-19 DPR, Abdul Muhaimin Iskandar (Cak Imin) mengatakan, vaksinasi massal yang merupakan terbesar digelar di Aceh ini sebagai upaya atau ikhtiar untuk memutus rantai penyebaran Covid-19, terutama di kalangan pesantren.

"Selama ini dimana-mana umumnya pesantren tetap menjalankan aktivitas belajar mengaja seperti biasa secara tatap muka dengan memperketat hilir mudik orang masuk pesantren dan ini terbukti sangat efektif," ujar Cak Imin saat meninjau pelaksanaan vaksinasi massal di Dayah Mudi.

Ikut mendampingi Muhamin, Wakil Ketua MPR yang juga Wakil Ketua Umum PKB Jazilul Fawaid, Ketua Fraksi PKB DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal, Sekjen DPP PKB yang juga angghota Komisi X DPR Hasanuddin Wahid, Anggota DPR dari Fraksi PKB Dapil Aceh II Ruslan M Daud, dan dua anggota DPR Fraksi PKB lainnya, Tommy Kurniawan dan Rano Al Fath, serta mantan Menteri Perdagangan Agus Suparmanto.

Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini juga menyampaikan terima kasih kepada ulama besar Aceh
Pimpinan Dayah MUDI Mesjid Raya (Mesra) Samalanga Abu Syekh H Hasanoel Bashry HG atau Abu Mudi Samalanga yang memimpin pelaksanaan vaksinasi massal di Dayah Mudi. "Kita berterima kasih kepada Abu Mudi yang memimpin vaksinasi hari ini. Ini menjadi contoh dan kayaknya ini yang terbesar di Aceh selama ini," tuturnya.

Sementara itu, Abu Mudi berharap vaksinasi santri dan guru yang berlangsung di dayah itu dapat menjadi contoh atau role model bagi dayah-dayah lain di Aceh.

Abu Mudi menyatakan bahwa dirinya atas nama pimpinan dayah sangat mendukung vaksinasi demi keselamatan bersama, dan dalam upaya melawan pandemi Covid-19. “Kami atas nama pimpinan dayah sangat mendukung vaksinasi demi keselamatan bersama. Dengan adanya vaksinasi masal untuk santri, Dayah Samalanga supaya ke depan menjadi role model bagi pesantren-pesantren yang lain," ujar Abu Mudi.

Wakil Pimpinan Dayah MUDI Mesra, Abah Sayed menambahkan bahwa vaksinasi massal ini digelar dengan mengambil momentum Hari Santri Nasional (HSN) 2021. "Hari ini dengan momentum Hari Santri Nasional, alhamdulillah kami di Dayah Mudi melaksanakan vaksinasi massal terhadap 2.609 orang terdiri dari santri dan guru. Ini sebagai ikhtiar mengatasi pandemi Covid-19 yang masih menjadi perhatian," katanya.

Vaksinasi di Dayah itu merupakan kerjasama Polda Aceh, Polres Bireuen, Dinkes Kabupaten Bireuen, RSUD dr. Fauziah Bireuen dan Ikatan Dokter Indonesia.***

wwwwww