Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
17 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
2
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Metropolitan
15 jam yang lalu
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
3
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
6 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
4
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
6 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
5
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
6 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
6
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
6 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Home  /  Berita  /  Metropolitan

Tumbuhkan Semangat Restorasi dalam Kehidupan Bernegara, Rerie Ajak Gaungkan Kembali Komitmen Sumpah Pemuda

Tumbuhkan Semangat Restorasi dalam Kehidupan Bernegara, Rerie Ajak Gaungkan Kembali Komitmen Sumpah Pemuda
Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat. (Foto: Istimewa)
Kamis, 28 Oktober 2021 21:13 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy

JAKARTA - Penguatan komitmen Sumpah Pemuda harus terus dilakukan untuk mendorong semangat restorasi anak bangsa dalam mewujudkan kehidupan bernegara yang lebih baik di masa datang.

"Di era saat ini, komitmen kita untuk ber-Tanah Air, berbangsa, dan berbahasa Indonesia yang diikrarkan dalam Sumpah Pemuda harus terus diperkuat sebagai pijakan kita untuk menjawab tantangan di masa depan," kata Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat dalam keterangan tertulisnya, Kamis (28/10/2021).

Menurutnya, semangat restorasi yang bermakna upaya perubahan untuk menjadi lebih baik harus terus didorong dengan nilai-nilai kebersamaan, persatuan, dan gotong-royong seperti yang digaungkan saat Sumpah Pemuda pada 1928. Untuk melakukan perubahan, tegas Rerie, sapaan akrab Lestari, harus dilakukan bersama. Apalagi, saat ini kerap mengemuka sikap-sikap warga negara yang mengutamakan kepentingan pribadi dan kelompok daripada kepentingan bangsa.

Keengganan sebagaian orang dan kelompok untuk mematuhi sejumlah peraturan dalam pengendalian Covid-19 misalnya, kewajiban untuk disiplin menjalankan protokol kesehatan dengan mengenakan masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan dengan sabun, ujar anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu, memperlihatkan mulai lunturnya semangat kebersamaan kita sebagai satu bangsa.

Nilai-nilai Sumpah Pemuda, jelas Rerie, harus terus digaungkan untuk kemudian diamalkan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Mempertahankan pengamalan nilai-nilai luhur seperti yang dideklarasikan pada Sumpah Pemuda, merupakan langkah strategis untuk memperkuat karakter bangsa Indonesia.

Sebab, lanjut Rerie, di era globalisasi ini persaingan antarbangsa semakin terbuka dan hanya bangsa yang memiliki karakter kuat dan mampu mengatasi berbagai tantangan yang akan keluar sebagai bangsa pemenang. Komitmen kita untuk ber-Tanah Air dan berbangsa yang satu, yaitu Indonesia, serta berbahasa Indonesia sebagai pemersatu bangsa, tegasnya, merupakan awal pembentukan karakter bangsa yang kuat.

Nilai-nilai Sumpah Pemuda, jelas Rerie, mampu membawa anak bangsa untuk lebih peduli dalam mempertahankan nilai-nilai kebangsaan yang diwariskan oleh para pendiri bangsa, sebagai bekal kita melakukan perubahan menuju kehidupan berbangsa yang lebih baik lagi di masa datang.***

wwwwww