Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
19 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
2
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
23 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
3
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
20 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
4
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
24 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
5
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Sepakbola
19 jam yang lalu
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
6
Optimalisasi Kemampuan Multiposisi Rizky Ridho
Sepakbola
19 jam yang lalu
Optimalisasi Kemampuan Multiposisi Rizky Ridho
Home  /  Berita  /  PON

Era Digital Punya Dampak Buruk, Ini Bentengnya Menurut Mafindo

Era Digital Punya Dampak Buruk, Ini Bentengnya Menurut Mafindo
Ilustrasi pemuda di era digital. (gambar: ist. via kompasiana)
Sabtu, 30 Oktober 2021 17:00 WIB
JAKARTA - Ketua Presidium Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo) Septiaji Eko Nugroho dalam keterangan resminya, Sabtu (30/10/2021), menyebut bahwa era digital memiliki banyak dampak negatif bagi para pemuda yang sebetulnya bisa dibentengi dengan setidaknya 4 Pilar.

"Dampak negatif era digital itu sangat banyak yaitu hoaks, permusuhan, dan provokasi yang dimanfaatkan untuk menyebarkan paham intoleransi dan terorisme," kata Septiaji dikutip GoNEWS.co.

Adapun 4 Pilar yang dimaksud Septiaji adalah; 1) Keahlian atau Kecakapan, 2) Budaya digital yang baik, 3) Etika digital, 4) Keamanan digital.

"Empat pilar tersebut yang bisa melindungi, memperkuat dan memperkaya wawasan para pemuda untuk memastikan agar mereka tidak menjadi korban manipulasi informasi, hoaks, konten provokatif yang tidak beretika," ungkapnya.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:PON, Nasional, DKI Jakarta
wwwwww