Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
Umum
13 jam yang lalu
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
2
Soroti RUU Perampasan Aset di Parlemen, Jamdatun Peringatkan Potensi Penyalahgunaan Wewenang Negara
Umum
14 jam yang lalu
Soroti RUU Perampasan Aset di Parlemen, Jamdatun Peringatkan Potensi Penyalahgunaan Wewenang Negara
3
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
Olympic
10 jam yang lalu
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
4
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
KOI
8 jam yang lalu
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
5
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
KOI
8 jam yang lalu
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
6
BMKG Prakirakan Sebagian Jabodetabek Berpotensi Hujan Ringan pada Sore Hari Ini
Metropolitan
22 jam yang lalu
BMKG Prakirakan Sebagian Jabodetabek Berpotensi Hujan Ringan pada Sore Hari Ini
Home  /  Berita  /  Metropolitan

Berharap BUMDes Maksimal, Ketua DPD RI Minta Motivasi Perangkat Desa Ditingkatkan

Berharap BUMDes Maksimal, Ketua DPD RI Minta Motivasi Perangkat Desa Ditingkatkan
Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti. (Foto: Istimewa)
Jum'at, 05 November 2021 17:40 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy

JAKARTA - Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, menilai Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) mempunyai peran penting untuk meningkatkan perekonomian desa.

Oleh sebab itu, LaNyalla mendorong agar motivasi perangkat desa ditingkatkan demi mendukung BUMDes. "Kita akan mendorong para kepala desa untuk melakukan studi banding. Tujuannya, tak lain untuk meningkatkan motivasi perangkat desa dalam mengelola BUMDes," katanya, Jumat (5/11/2021).

Senator asal Jawa Timur itu mengatakan, keberhasilan Pemerintah Kabupaten Bogor, Jawa Barat, dalam mengelola 25 Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) bisa dijadikan contoh.

"BUMDes di sana mampu berkontribusi untuk ekonomi desa. Hal itu perlu ditiru oleh daerah-daerah lain untuk membangun perekonomian berbasis pedesaan," terangnya.

Menurutnya, pengelolaan BUMDes memerlukan dukungan yang serius dari Kades. "Desa harus memiliki SDM pengelola yang mumpuni, yang baik. Sehingga, mampu mengatasi kendala seperti menentukan jenis usaha serta mambangun sistem manajemen. Pertumbuhan ekonomi perdesaan pun dapat seiring berjalan dengan tingkat kemajuan BUMDes," jelasnya.

Alumnus Universitas Brawijaya Malang itu mengatakan, untuk mengembangkan BUMDes, kepala desa dapat melakukan studi banding.

"Cari desa yang telah memiliki BUMDes dan lebih maju tata kelolanya. Studi banding dapat memicu minat pengembangan dengan mengambil pelajaran yang bermanfaat untuk kemajuan desa," ujarnya.

Ditambahkanya, kepala desa harus lebih kreatif, serta membuka peluang kerjasama dengan desa-desa lain yang lebih maju.

"Kepala desa harus fokus pada pengelolaan BUMDes. Karena, BUMDes adalah salah satu sarana penting dalam pertumbuhan ekonomi," tegas Mantan Ketua Umum PSSI itu.***

wwwwww