Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
Lingkungan
16 jam yang lalu
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
2
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
Olympic
10 jam yang lalu
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
3
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
Sepakbola
9 jam yang lalu
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
4
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Sepakbola
10 jam yang lalu
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
5
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa 'Geruduk' Imigrasi Jakbar
Umum
10 jam yang lalu
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa Geruduk Imigrasi Jakbar
6
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
Hiburan
15 jam yang lalu
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
Home  /  Berita  /  Nasional

Kata NasDem soal Desus Hadi Bakal Masuk Kabinet

Kata NasDem soal Desus Hadi Bakal Masuk Kabinet
Ketua DPP Partai NasDem Willy Aditya di Gedung Parlemen, Jakarta, Selasa, 9 November 2021. (foto: ist.)
Selasa, 09 November 2021 18:09 WIB
JAKARTA - Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai NasDem Willy Aditya dalam suatu pernyataan di Gedung Parlemen, Jakarta, Selasa (9/11/2021), mengomentari desas-desus masuknya mantan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto ke kabinet Jokowi.

"Ya gini, itu preogratif presiden, cuma kemudian tentu di dalam proses menjadikan seseorang menteri, bukan persoalan otak-atik atau persoalan akomodatif. Tentu harus kami lihat bagaimana keputusan presiden dalam hal itu benar-benar porsinya tepat," kata Willy dikutip GoNEWS.co.

"Kita harus mengedepankan prinsip efektivitas, profesionalitas, itu harus menjadi prinsip-prinsip yang terdepan. Bukan hanya sekedar, ya otak-atik gatuk lah," sambung Willy.

Lebih lanjut, Willy mengatakan, perobakan kabinet harus dilakukan berdasarkan kebutuhan pemerintahan. Menurutnya hal itu harus prospektif.

"Kita harus lebih kualitatif, lebih prospektif, ya lebih berbasiskan kebutuhan pemerintahan ini seperti apa," tandasnya.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Voli, Metropolitan, Nasional, DKI Jakarta
wwwwww