Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
20 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
2
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
9 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
3
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
9 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
4
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Metropolitan
19 jam yang lalu
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
5
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
9 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
6
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
9 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Home  /  Berita  /  Voli

DBON Dapat Tanggapan Positif dari Stakeholder Olahraga di Daerah

DBON Dapat Tanggapan Positif dari Stakeholder Olahraga di Daerah
Menpora Amali. (Dok. Kemenpora)
Jum'at, 19 November 2021 15:37 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali mengungkapkan bahwa saat ini pihaknya tengah melakukan proses sosialisasi Instruksi Presiden (Inpres) No 86 Tahun 2021 tentang Desain Besar Olahraga Nasional (DBON). Targetnya, DBON ini disosialisasikan di 10 provinsi yang menjadi sentra olahraga nasional.

“Sekarang ini kita sedang sosialisasi tentang Perpres 86 tentang Desain Besar Olahraga Nasional di beberapa provinsi dan tuan rumahnya semuanya adalah perguruan tinggi,” kata Menpora Amali saat melakukan konferensi pers secara virtual, Kamis (18/11/2021).

Menurut Menpora Amali, dari 10 provinsi tersebut, pihaknya sudah melakukan sosialisasi di tiga provinsi antara lain Sulawesi Selatan, DKI Jakarta, Jawa Barat dan dalam waktu dekat dialkukan di Jawa Timur. Dengan adanya sosialisasi ini, Menpora Amali berharap para stakeholder olahraga di daerah bisa memahami tujuan lahirnya DBON.

“Saya berharap stakeholder-stakeholder olahraga memahami tujuan adanya DBON ini dan tujuan lahirnya Perpres 86 serta apa yang menjadi tugas dari masing-masing Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten/Kota,” ucapnya.

Setelah mengelilingi sejumlah provinsi, Menpora Amali menilai hadirnya DBON mendapat tanggapan positif dari para kepala daerah baik itu gubernur, bupati dan walikota. Pasalnya, dengan adanya DBON ini pembinaan olahraga lebih terfokus.

“Tanggapan semua positif, baik Gubernur, Wakil Gubernur, dan Bupati mereka menyambut positif karena ini terfokus pembinaan kita dan target jelas, yaitu prestasi Olimpiade dan Paralimpiade. Kalau kemarin kan kita antara Olimpiade, Asian Games, SEA games kan sama saja. Sekarang target kita Olimpiade, sementara Asian Games dan SEA Games itu sasaran antara,” jelasnya.

Meskipun dubangun sentra-sentra olahraga di 10 provinsi dan Training Camp untuk atlet elit nasional di Cibubur Jakarta Timur, Menpora Amali memastikan pihaknya tetap akan memaksimalkan keberadaan Pusat Pendidikan dan Latihan Olahraga Pelajar (PPLP) di daerah-daerah dan disesuaikan dengan cabang olahraga yang ada di dalam DBON.

“Sehingga apa yang muncul di daerah-daerah, di seluruh sentra itu akan berkesinambungan ke atasnya sampai di akhirnya menjadi atlet elite nasional yang nanti kita tempatkan Cibubur. Jadi prosesnya sekarang kita masih koordinasi tetapi sembari itu berkoordinasi di tingkat Kementerian/Lembaga yang dipimpin oleh Wapres, secara internal kita mendorong semua program-program yang ada di Kemenpora yang kaitan dengan olahraga, kita dorong untuk mendukung implementasi dari Desain Besar Olahraga Nasional,” pungkasnya. ***

wwwwww