Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
16 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
2
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Metropolitan
14 jam yang lalu
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
3
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
5 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
4
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
5 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
5
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
5 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
6
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
4 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
Home  /  Berita  /  Non Olympic
Kompetisi Sepakbola Liga 1 2021-2022

Dimas Drajad Jadi Tokoh Protagonis

Dimas Drajad Jadi Tokoh Protagonis
Persikabo 1973. (Dok. ligaindonesia)
Jum'at, 19 November 2021 15:06 WIB
Penulis: Azhari Nasution
SOLO - Persikabo 1973 sukses menahan imbang 2-2 melawan PSIS Semarang dalam lanjutan Seri 3 Liga 1 2021/2022 di Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah, Kamis (18/11/2021). Kesuksesan ini berkat peran penyerang Persikabo 1973 Dimas Drajad yang menjadi tokoh protagonis saat membantu timnya terhindar dari kekalahan.

Laskar Padjajaran sempat tertinggal lebih dulu melalui gol Bruno Silva dan Wallace Costa di paruh pertama. Beruntung, Dimas yang baru main di awal babak kedua tampil impresif usai memberikan assist kepada Hendra Bayauw dan mencetak gol penentu di menit akhir pertandingan.

Menanggapi hal tersebut, pelatih Igor Kriushenko melayangkan pujian terhadap kerja keras Dimas. Menurutnya, memainkan Dimas di awal babak kedua tak lepas dari kurang maksimalnya Dani Talovic di sektor depan.

"Ada momen ketika Firza (Andika) cedera ringan dan Dani Talovic yang performanya belum menunjukkan keganasannya di depan gawang. Untuk itu kami masukkan Dimas di babak kedua. Ada beberapa perubahan skema supaya kita menyelamatkan game ini," ungkap Igor.

"Saya bisa memberikan nilai yang bagus untuk Dimas, karena sebelumnya saya pernah bilang ke Dimas, 'kamu harus ready dalam situasi apapun, entah itu starting line up atau kamu sebagai substitusi'. Dimas menunjukkan kerja kerasnya," tambahnya.

Terkait jalannya pertandingan secara keseluruhan, Igor mengakui ada kesalahan di babak pertama yang membuat tim asuhannya tertinggal dua gol. Pria asal Belarusia itu lalu memberikan motivasi saat istirahat agar bermain lebih tenang dan memperbaiki kesalahan.

"Di babak pertama, permainan berjalan kurang bagus tapi lebih ke kesalahan individu yang berdampak besar kepada tim. Tapi di jeda waktu saya bilang kepada anak-anak, 'Ayo masih ada 45 menit lagi, kita coba lagi, dan main lebih kalem lagi'. Kalem dalam artian jangan terburu-buru, tapi kita harus kerja keras lagi dan masih ada waktu. Puji syukur kami bisa perbaiki kesalahan di babak kedua," jelas Igor.***

wwwwww