Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
19 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
2
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
23 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
3
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
19 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
4
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
23 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
5
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Sepakbola
18 jam yang lalu
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Home  /  Berita  /  Non Olympic
Turnamen Bulutangkis Indonesia Open 2021

Praveen/Melati Disingkirkan Pasangan Non Unggulan

Praveen/Melati Disingkirkan Pasangan Non Unggulan
Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti. (Foto: Humas PP PBSI-Indonesia)
Kamis, 25 November 2021 22:59 WIB
Penulis: Azhari Nasution
NUSA DUA - Pasangan ganda campuran unggulan kedua, Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti kembali gagal melaju ke perempatfinal ajang Turnamen Bulutangkis Indonesia Open 2021.  Dalam laga babak 16 besar, Praveen/Melati disingkirkan pasangan non unggulan asal Denmark, Mathias Christiansen/Alexandra Boje.

Dalam pertandingan yang berlangsung di Bali International Convention Centre & Westin Resort, Nusa Dua, Bali, Kamis (25/11/2021) malam, Praveen/Melati takluk dengan 21-23, 14-21.

Praveen/Jordan melaju ke babak kedua setelah mendapat keuntungan atas ganda Jepang, Yujiro Nishikawa/Saori Ozaki yang tidak melanjutkan pertandingan.

Pekan lalu pada turnamen Indonesia Masters, Praveen/Melati juga gagal bersinar. Mereka kalah di babak pertama oleh ganda non unggulan asal India, Dhruv Kapila/Reddy N. Sikki.

Di panggung kejuaraan berhadiah total 850 ribu dolar AS itu, pasangan Praveen/Melati sejak gim pertama permainannya tertekan terus. Sementara, gedorannya juga tidak mampu menembus pertahanan lawan yang cukup solid.

"Pertahanan mereka sangat rapat dan beberapa kali lami mencoba menyerang, malah tidak tembus," ungkap Melati usai berlaga.

"Kami sudah mengeluarkan strategi permainan terbaik kita," imbuhnya.

Melati mengakui pola permainan individu belum solid. Selain itu tenaganya juga belum maksimal.

"Kalau dari saya, perlu diperbaiki tenaga yang harus dikuatkan. Juga permainan individunya perlu diperbaiki," ujar Melati.

Sedangkan Praveen mengaku merasakan penampilan yang sama dengan Melati. ***

Kategori:Non Olympic, Bali
wwwwww