Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
19 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
2
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Metropolitan
17 jam yang lalu
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
3
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
8 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
4
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
8 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
5
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
7 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
6
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
8 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Home  /  Berita  /  Non Olympic
Turnamen Bulutangkis Indonesia Open 2021

Greysia/Apriyani Butuh Kerja Keras ke Semifinal

Greysia/Apriyani Butuh Kerja Keras ke Semifinal
Greysia Polii/Apriyani Rahayu. (Foto: Humas PP PBSI-Indonesia)
Jum'at, 26 November 2021 17:54 WIB
Penulis: Azhari Nasution
NUSA DUA - Pasangan ganda putri andalan Indonesia, Greysia Polii/Apriyani Rahayu melangkah  ke semifinal Turnamen Bulutangkis Indonesia Open 2021. Duet juara Olimpiade Tokyo 2020 ini berhasil menjinakkan permainan agresif tanpa lelah ganda putri Jepang, Mayu Matsumoto/Ayako Sakuramoto.

Bertanding di Bali International Convention Centre & Westin Resort, Nusa Dua, Bali, Jumat (26/11/2021) sore, Greysia/Apriyani yang menjadi unggulan kedua menang dengan skor 21-16, 12-21, 21-18 dalam tempo 76 menit .

Keduanya harus memerah keringat lebih banyak sebelum menyingkirkan pasangan unggulan ketujuh itu. Lewat laga yang ketat dan menguras stamina, andalan tuan rumah ini mampu menghempaskan harapan ganda asal Negeri Matahari Terbit itu.

"Bersyukur kami bisa menang. Kuncinya adalah komunikasi dan percaya satu dengan Greysia," ujar Apriyani usai berlaga.

Menurutnya, ganda Jepang ini sangat tangguh. Bersama Greysia, dirinya harus punya stamina yang mumpuni untuk mengalahkannya.

"Memang kami sudah persiapkan sebelum tampil di pertandingan ini. Kami fokus pada persiapan stamina," imbuh Apriyani.

Pada gim pertama, Greysia/Apri berhasil menekan dan mengetahui pola permainan lawan. Namun memasuki gim kedua, kedua ganda putri tuan rumah ini justru gagal mempertahankan keunggulan.

"Kami jadi sering mati sendiri dan tidak cepat mengantisipasi setiap tekanan," kata Apriyani.

Memasuki gim ketiga, keduanya mulai menemukan performa terbaik dan meladeni lawan dengan stamina yang mulai tergerus. "Kami coba saja terus dan berusaha untuk tidak mati sendiri. Fisik mereka memang kuat," tambah Greysia.

Di babak semifinal ajang berhadiah total 850 ribu dolar AS itu, Greysia/Apriyani menunggu pemenang laga antara ganda Bulgaria, Gabriela Stoeva/Stefani Stoeva dan unggulan ketiga Thailand, Jongkolphan Kititharakul/Rawinda Prajongjai.

"Kita kerjakan satu per satu saja. Belum memikirkan laga lainnya. Kami mau berikan penampilan terbaik," kata Apriyani.

"Sekarang kami mau pemulihan fisik dulu untuk besok. Siapa pun lawannya kami harus siap," imbuh Greysia. ***

Kategori:Non Olympic, Bali
wwwwww