Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
Nasional
20 jam yang lalu
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
2
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
Sepakbola
19 jam yang lalu
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
3
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
Kemenpora
22 jam yang lalu
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
4
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
Kemenpora
22 jam yang lalu
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
5
Makin Panas, Empat Tim Lolos Bersaing di Semifinal
Basket
24 jam yang lalu
Makin Panas, Empat Tim Lolos Bersaing di Semifinal
6
Pengprov MPI DKI Jakarta Siap Sukseskan PON Pantai 2026
DKI Jakarta
20 jam yang lalu
Pengprov MPI DKI Jakarta Siap Sukseskan PON Pantai 2026
Home  /  Berita  /  Non Olympic
Bulutangkis Indonesia Open 2021

An Se Young Raih Gelar Kedua di Pulau Dewata

An Se Young Raih Gelar Kedua di Pulau Dewata
An Se Young. (Foto: Humas PP PBSI-Indonesia)
Minggu, 28 November 2021 16:03 WIB
Penulis: Azhari Nasution
NUSA DUA - Pebulutangkis asal Korea Selatan, An Se Young meraih gelar juara Turnamen Bulutangkis Indonesia Open 2021. Ini adalah gelar kedua An Se Young yang menjadi unggulan keempat dalam dua pekan selama berlaga di Pulau Dewata.

An sempat tertekan di gim terakhir sebelum akhirnya menghentikan perlawanan ketat unggulan kedua asal Thailand, Ratchanok Intanon 21-17, 22-20. Pemain asal Negeri Ginseng ini berjaya setelah bertarung selama 46 menit di Bali International Convention Centre & Westin Resort, Nusa Dua, Bali, Minggu (28/11/2021) siang.

Atas prestasinya itu, An berhak atas hadiah uang tampil sebesar 59.500 dolar AS, sedangkan Intanon menerima 28.900. Sukses An ini adalah kali kedua usai menuai prestasi juara di Indonesia Masters 2021 pekan lalu.

"Senang rasanya bisa menang untuk kedua kali di sini. Saya bisa bermain bagus dan lawan juga memberikan perlawanan ketat," kata An usai berlaga.

Dirinya mengakui sempat kehilangan momen di gim terakhir. Intanon mengejar An saat tertinggal 13-20 hingga mampu menyamakan kedudukan 20-20 sebelum akhirnya An menang.

"Sempat hilang konsentrasi, tapi saya tetap percaya diri dan membalikkan keadaan di poin kritis," ujar pebulutangkis kelahiran Gwangju, 5 Februari 2002 ini.

An menambahkan, percaya dirinya semakin solid menyusul kemenangannya di Indonesia Masters pekan lalu. "Sejak menang di Indonesia Masters, saya lebih percaya diri," imbuhnya.

Menyoal turnamen HSBC BWF World Tour Finals yang sedianya dimainkan pekan depan, An enggan berkomentar. Dia memilih untuk beristirahat agar bisa fit di turnamen tersebut.

"Buat saya, mencapai babak final sungguh melelahkan. Sekarang lebih ingin untuk istirahat dan rileks sebelum bertanding di turnamen berikut," ujar An. ***

Kategori:Non Olympic, Bali
wwwwww