Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Sepakbola
24 jam yang lalu
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
2
Optimalisasi Kemampuan Multiposisi Rizky Ridho
Sepakbola
24 jam yang lalu
Optimalisasi Kemampuan Multiposisi Rizky Ridho
3
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
13 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
4
Pieter Huistra Akui Aspek Pertahananan PSS Perlu Perbaikan
Sepakbola
24 jam yang lalu
Pieter Huistra Akui Aspek Pertahananan PSS Perlu Perbaikan
5
Stjepan Fokus Laga Berikutnya, Nadeo Ucapkan Terima Kasih kepada Jakmania
Sepakbola
24 jam yang lalu
Stjepan Fokus Laga Berikutnya, Nadeo Ucapkan Terima Kasih kepada Jakmania
Home  /  Berita  /  Non Olympic
BWF World Tour Finals 2021

Ketemu An Se di Final, Sindu: Permainan Akaye Sulit Dimatikan

Ketemu An Se di Final, Sindu: Permainan Akaye Sulit Dimatikan
Pusarla Venkata Sindhu. (Foto; Humas PP PBSI-Indonesia)
Sabtu, 04 Desember 2021 18:21 WIB
Penulis: Azhari Nasution
NUSA DUA - Pebulutangkis tunggal putri asal India, Pusarla Venkata Sindhu melangkah ke final ajang bulutangkis BWF World Tour Finals 2021. Untuk bertarung ke partai pamungkas, Sindu harus kerja keras mengatasi permainan Akane Yamaguchi.

Dalam laga berdurasi selama 70 menit, Sindhu berhasil mengatasi permainan pemain Jepang itu dengan skor 21-15, 15-21, 21-19 di Bali International Convention Centre & Westin Resort, Nusa Dua, Bali, Sabtu (4/12/2021).

"Senang akhirnya bisa ke final setelah tahun lalu gagal. Karena setiap pertandingan punya kesulitan sendiri," ungkap gembira Sindhu usai berlaga.

Sindhu mengatakan, dirinya sudah berusaha untuk menekan sejak gim awal dan langsung mengunci permainan Akane. Tetapi gim kedua fokusnya hilang dan harus kehilangan kesempatan mengemas kemenangan dua gim langsung.

"Akane adalah pemain yang sulit dimatikan, bahkan dengan permainan reli sekalipun," ungkap pebulutangkis bertinggi badan 179 cm ini.

Di gim ketiga, Sindhu tak lagi membuang kesempatan dan tidak mau mengikuti pola permainan Akane. "Gim ketiga saya berusaha tidak membuat kesalahan. Akane bermain aman saja," ujar pebulutangkis kelahiran Hyderabad, 5 Juli 1995.

Kesempatan ini digunakan Sindhu kembali menekan lawannya. Dia pun bisa merebut tiga poin beruntun setelah sempat ketinggalan 18-19 di gim ketiga.

Ketika ditanya mengenai lawan pemain asal Korea Selatan, An Se Young di babak final, Minggu (5/12), juara Kejuaraan Dunia 2019 di Basel, Swiss ini mengaku tak punya strategi khusus.

"Saya tak ada persiapan khusus menghadapi An," katanya. "Saya harus bersiap menghadapi final besok. An adalah pemain yang sulit untuk dikalahkan," imbuhnya.

Dari catatan pertemuan, Sindhu belum pernah menang atas An dalam dua pertemuan. An mengalahkannya di Denmark Terbuka 2020 dan 2021. ***

Kategori:Non Olympic, Bali
wwwwww