Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
14 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
2
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Metropolitan
13 jam yang lalu
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
3
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
3 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
4
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
2 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
5
Peringatah HSP ke-98, Menpora Erick Ingatkan Semangat Sumpah Pemuda Itu Harus Hidup
Kemenpora
3 jam yang lalu
Peringatah HSP ke-98, Menpora Erick Ingatkan Semangat Sumpah Pemuda Itu Harus Hidup
6
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
3 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Home  /  Berita  /  Nasional

Semeru Erupsi, Ini Rekomendasi untuk Masyarakat

Semeru Erupsi, Ini Rekomendasi untuk Masyarakat
Erupsi Semeru terekam seismograf. (foto: ist./magma indonesia)
Sabtu, 04 Desember 2021 20:23 WIB
LUMAJANG - MAGMA Indonesia melaporkan, terjadi erupsi Gn. Semeru, Ngampo, Pasrujambe, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur pada Sabtu (4/12/2021) sekira pukul 14:50 WIB.

"Visual letusan tidak teramati. Erupsi ini terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 25 mm dan durasi 5160 detik," kata otoritas sebagaimana dikutip GoNEWS.co dari magma.esdm.go.id.

Terkait peristiwa ini, otoritas merekomendasikan agar masyarakat/pengunjung/wisatawan tidak beraktivitas dalam radius 1 Km dari kawah/puncak G. Semeru dan jarak 5 Km arah bukaan kawah di sektor tenggara - selatan.

"Serta mewaspadai awan panas guguran, guguran lava dan lahar di sepanjang aliran sungai/lembah yang berhulu di puncak G. Semeru," bunyi siaran resmi itu.

Selanjutnya, masyarakat juga direkomendasikan agar menjauhi atau tidak beraktivitas di area terdampak material awan panas karena saat ini suhunya masih tinggi.

"Perlu diwaspadai potensi luncuran di sepanjang lembah jalur awan panas Besuk Kobokan," tulis Magma Indonesia.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Olympic, Nasional, Jawa Timur
wwwwww