Ma'ruf Cahyono: Biasakan Berpikir Kreatif, Inovatif, dan Menyukai Tantangan!
![]() |
| Sekretaris Jenderal MPR RI Ma'ruf Cahyono. (Foto: Istimewa) |
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Sekretaris Jenderal MPR RI Ma'ruf Cahyono mendorong calon wiisudawan Universitas Jenderal Soedirman untuk lebih nyaman dengan perubahan, terbiasa memikirkan yang belum pernah dipikirkan, kreatif, inovatif, dan menyukai apa yang belum pernah diketahui dari pada yang sudah diketahui.
"Kita harus menjadi orang yang lebih senang menyelesaikan hal-hal yang lebih sulit daripada yang lebih mudah," kata Ma'ruf saat menjadi salah satu pembicara dalam pembekalan bagi calon wisudawan Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Purwokerto, Jawa Tengah, periode Desember 2021. Pembekalan melalui zoom itu bertema Strategi Menjadi Lulusan yang Agile dan Berdaya Saing Menuju Era Society 5.0.
Menurutnya, semua harus menjadi agen perubahan yang mampu dan sanggup mentransformasi sumber daya yang ada di sekitar untuk memperoleh nilai tambah yang menguntungkan secara ekonomi maupun agroekonomi, pribadi maupun sosial. Society 5.0, lanjut Ma'ruf, digagas oleh Jepang. Konsep itu memungkinkan penggunaan ilmu pengetahuan berbasis modern seperti AI, robot, dan iot, untuk kebutuhan manusia dengan tujuan agar manusia dapat hidup dengan nyaman.
Ia kemudian membandingkan bahwa revolusi 4.0 menggunakan AI dengan komponen utama kecerdasan buatan, sedangkan society 5.0 menggunakan teknologi modern namun mengandalkan manusia sebagai komponen utama. Society 5.0 dengan komponen utama manusia mampu menciptakan nilai baru melalui perkembangan teknologi yang dapat meminimalisasir kesenjangan pada manusia dan masalah ekonomi dikemudian hari.
Kepada para calon wisudawan, Ma'ruf yang juga alumnus Unsoed mengingatkan agar mereka memiliki kemampuan enam literasi dasar, yakni numerasi, sains, informasi, finansial, budaya, dan kewarganegaraan. Selain itu, mampu berpikir kritis, bernalar, kretatif, berkomunikasi, kolaborasi, serta memiliki kemampuan problem solving.
Sebagai warga negara, lanjutnya, juga penting untuk memiliki perilaku dan karakte yang mencerminkan nilai Pancasila, kepedulian sosial, dan budaya.***
| Kategori | : | Umum, Voli, Metropolitan, DKI Jakarta |













