Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
21 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Kemenpora
15 jam yang lalu
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
3
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
Nasional
13 jam yang lalu
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
4
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
Kemenpora
14 jam yang lalu
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
5
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
Kemenpora
14 jam yang lalu
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
6
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
22 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Home  /  Berita  /  Ekonomi

Jalin Kerjasama, BRI dan Apersi Percepat Pembangunan Hunian untuk Masyarakat

Jalin Kerjasama, BRI dan Apersi Percepat Pembangunan Hunian untuk Masyarakat
Sabtu, 11 Desember 2021 11:20 WIB

JAKARTA – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI bersama dengan Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (Apersi) bekerjasama untuk mewujudkan hunian bagi masyarakat di seluruh Indonesia. Kerjasama ini merupakan wujud nyata mendukung percepatan pembangunan di Indonesia.

Penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) antara kedua pihak berlangsung di Gedung Kantor Pusat BRI pada Jumat, 3 Desember 2021.

Hadir dalam kesempatan tersebut Ketua Umum DPP APERSI Junaidi Abdillah dan Direktur Pembiayaan Perumahan Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) Sri Purwanto. Acara tersebut juga diikuti secara virtual oleh 26 DPD Apersi yang berkolaborasi dengan 19 Kantor Wilayah BRI di seluruh Indonesia.

Direktur Bisnis Konsumer BRI Handayani mengatakan, BRI sebagai bank terbesar di Indonesia sangat serius memberikan pelayanan termasuk di antaranya mendukung pemenuhan tempat tinggal bagi masyarakat. 

GoNews.co

“Keseriusan BRI dapat dilihat dari pertumbuhan kredit Kredit Pemilikan Rumah (KPR) yang tumbuh hingga 10,01% year-on-year (YoY) pada kuartal III-2021. Selama ini, BRI telah melayani KPR melalui 461 Kantor Cabang BRI yang tersebar di seluruh Indonesia,” ungkap Handayani.

Dalam rangka mendukung program pemerintah, pada 2022 BRI juga berkomitmen akan menyalurkan KPR subsidi hingga 60.000 unit. Sementara untuk penyaluran KPR nonsubsidi, kini prosesnya juga dipermudah dengan adanya kecanggihan teknologi dan digitalisasi. Calon nasabah yang ingin mengajukan KPR pun tidak harus datang ke Kantor Cabang BRI, melainkan bisa melalui aplikasi BRISPOT. 

GoNews.co

Aplikasi tersebut dapat memudahkan konsumen dalam mengajukan pinjaman KPR secara online kapan dan di mana saja. Calon nasabah juga dapat melakukan tracking atau memantau progress pengajuan KPR tersebut secara real time.

Senada dengan Handayani, Executive Vice President BRI Handaru Sakti juga mengatakan, BRI memiliki cakupan wilayah yang luas sehingga hal ini sejalan dengan seluruh anggota Apersi yang tersebar di seluruh Indonesia. “Hal ini menjadikan kolaborasi antara BRI dengan Apersi semakin kuat dalam memenuhi hunian untuk masyarakat luas. Kami pun optimistis bisa mengurangi backlog perumahan di Indonesia,” ujar Handaru.

Kehadiran salah satu stakeholder BP Tapera juga menjadi dukungan dalam menggerakkan sektor perumahan di Indonesia yang memiliki lebih dari 175 industri turunan, termasuk di segmen Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

Handaru menambahkan, BRI akan terus berkomitmen memaksimalkan pembangunan perumahan melalui KPR BP TAPERA maupun KPR secara umum. Ia meyakini, tujuan ini dapat terwujud melalui dukungan dari pemerintah, stakeholder, dan berbagai pihak lainnya. ***

Editor:Hermanto Ansam
Kategori:Ekonomi, DKI Jakarta
wwwwww