Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
16 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
16 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
15 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
4
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
15 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
5
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
16 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
6
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
15 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
Home  /  Berita  /  Nasional

Digitalisasi, Toko Kelontong SRC Sumbang Rp63 T PDB Ritel

Digitalisasi, Toko Kelontong SRC Sumbang Rp63 T PDB Ritel
Ilustrasi digitalisasi toko kelontong. (gambar: ist./shutterstock)
Minggu, 12 Desember 2021 16:01 WIB
JAKARTA - Direktur PT SRC Indonesia Sembilan (SRCIS) Rima Tanago mengatakan, sebagai bagian dari sektor usaha mikro kecil menengah (UMKM), toko kelontong SRC dengan digitalisasinya mampu berkontribusi sebesar Rp69,3 triliun per tahun terhadap produk domestik bruto (PDB) ritel nasional. Hal tersebut Ia sampaikan dalam keterangan tertulis yang dibaca di Jakarta, Minggu (12/12/2021).

"SRC yang telah banyak merangkul toko kelontong ini, mendapatkan kenaikan transaksi penjualan hingga 58 persen dan omzet yang meningkat hingga 54 persen selama pandemi. Bahkan, tercatat sebanyak 84 persen pemilik toko SRC mendapatkan sumber penghasilan utamanya dari SRC," kutipan pernyataan Rima yang dikutip GoNEWS.co.

Melalui aplikasi AYO SRC, kata Rima, pemilik SRC bisa memesan kebutuhan barang dagangannya kepada mitra SRC tanpa harus perlu repot-repot bepergian. Dari segi pasokan, SRC juga turut mendorong agar para pemilik SRC mulai menyediakan produk-produk digital seperti pulsa, token listrik, dan yang lainnya.

"Para pedagang toko kelontong memanfaatkan inovasi ini, tak cuma menjual barang, maupun kebutuhan sembako, mereka kini juga turut menyediakan produk-produk digital yang semakin mengukuhkan SRC sebagai toko kelontong masa kini," jelasnya.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Sumber:kumparan.com
Kategori:Ekonomi, Nasional, DKI Jakarta
wwwwww