Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
17 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
17 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
16 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
4
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
16 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
5
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
17 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
6
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
16 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
Home  /  Berita  /  Non Olympic
Indonesia Basketball League (IBL) 2022

Charles Bronson Mengenang Masa Lalu

Charles Bronson Mengenang Masa Lalu
, Charles Bronson Siringoringo. (Dok. iblindonesia)
Selasa, 14 Desember 2021 18:01 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Nama Charles Bronson Siringoringo cukup dikenal Kompetisi Bola Basket Utama (Kobatama) pada tahun 1996. Saat itu, dia memperkuat Indonesia Muda Texmaco. Dia mulai latihan bolabasket di klub amatir Pratama Sangkala. Kemudian, pemilik Jersey 11 ini menapak karier bolabasket profesional setelah direkrut Indonesia Muda Texmaco. Kini, Kobatama telah berganti nama menjadi Indonesia Basketball League (IBL).

Tahun 1996 pula Charles masuk anggota tim DKI Jaya pada Pekan Olahraga Nasional di Jakarta. "Kami merebut medali perunggu," kenang adik dari mantan center tim nasional Indonesia, Saut Lambok Jonson Siringoringo.

Penampilan cemerlang Charles di kompetisi Kobatama sempat membuat masuk dalam pemusatan latihan nasional (pelatnas) untuk SEA Games Kuala Lumpur 2001. "Saya hanya ikut seleksi saja, namun gagal terpilih," akunya.

Sembilan musim memperkuat Indonesia Muda, Charles kemudian hijrah ke Citra Satria pada tahun 2005 hingga dia mengakhiri karier sebagai pemain bolabasket profesional pada kompetisi 2009/10.

Charles tidak benar-benar meninggalkan bola basket. Bahkan kini dia memiliki jabatan dan tugas cukup penting di Pengurus Pusat Persatuan Bolabasket Seluruh Indonesia (PP Perbasi).

"Saya kini menjadi Ketua Bidang Etik dan Hukum PP Perbasi," tuturnya.

Selamat bertugas mengembangkan dan memajukan bolabasket Indonesia dari luar lapangan, Charles Bronson. ***

wwwwww