Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
16 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
16 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
15 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
4
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
15 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
5
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
16 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
6
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
15 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
Home  /  Berita  /  Non Olympic
Kompetisi Sepakbola Liga 1 2021-2022

Masalah Finishing Jadi PR PSM Makassar

Masalah Finishing Jadi PR PSM Makassar
PSM Makassar. (Dok. ligaindonesiabaru)
Selasa, 14 Desember 2021 22:03 WIB
Penulis: Azhari Nasution
SLEMAN - PSM Makassar tak mampu memenuhi ambisinya meraih poin penuh pada laga terakhir putaran pertama melawan Persiraja Banda Aceh pekan 17 BRI Liga 1 2021/2022 di Stadion Maguwoharjo, Kabupaten Sleman, Yogyakarta, Senin (13/12/2021) malam.

Pada pertandingan tersebut tim berjuluk Juku Eja hanya bisa bermain imbang 0-0. Menanggapi hasil tersebut, Pelatih PSM Makassar, Syamsuddin Batolla menyebut masalah finishing touch masih menjadi PR besar bagi tim.

Ia juga menilai absennya beberapa pemain pilar PSM seperti Wiljan Pluim dan Yakob Sayuri memengaruhi performa tim yang tampil belum sesuai dengan ekspektasi sepanjang seri 3 berlangsung.

Zulkifli Syukur dkk belum sekalipun meraih kemenangan selama seri 3.

“Iya pertama, kita seri 3 ini memang pada saat finishing kita kurang. Itulah yang menjadi PR pertama untuk putaran kedua nanti karena kita tahu ada beberapa pemain inti kami bermasalah,” tutur pelatih asal Maros, Sulawesi Selatan.

Sejatinya dalam pertandingan melawan Persiraja Banda Aceh, Syamsuddin Batolla menilai secara permainan para pemain menunjukkan penampilan yang cukup bagus. Hanya saja buruknya penyelesaian akhir dan kurang keberuntungan membuat peluang-peluang yang diciptakan gagal menjadi gol.

“Saya ingin bagaimanapun bisa mendapatkan poin tapi itupun tidak tercipta. Mungkin karena faktor lucky saja. Kita banyak peluang tapi itu yang jadi masalah (finishing touch),” jelasnya.

Gagal meraih tiga poin membuat PSM Makassar belum beranjak dari papan bawah klasemen sementara BRI Liga 1 2021/2022 yaitu menempati peringkat ke 12. ***

wwwwww