Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
21 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
2
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
9 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
3
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
9 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
4
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Metropolitan
19 jam yang lalu
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
5
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
10 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
6
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
9 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Home  /  Berita  /  Non Olympic
Indonesia Basketball League (IBL) 2022

Sepuluh Pemain Asing Sudah Tiba di Tanah Air

Sepuluh Pemain Asing Sudah Tiba di Tanah Air
Kendall Yancy(Dok. iblindonesia)
Selasa, 28 Desember 2021 22:37 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Para pemain asing sudah berdatangan di Tanah Air bakal meramaikan Indonesia Basketball League (IBL) 2022. Mereka yang sudah menjalani protokol kesehatan atau karantina segera bisa berlatih  bersama klub masing-masing.

Setelah diawali pemain pilihan Bali United, Kendall Yancy kemudian menyusul dua pemain untuk Dewa United, Darryl Palmer dan Dishon Lowery serta dua pemain pilihan DNA Bima Perkasa Jogja, David Atkinson dan Jordan Jacks.

Lima pemain berikut yang juga telah tiba di Indonesia adalah Michael Kolawole dan D'Monta Harris ( West Bandits Combiphar Solo), Jalil Abdul-Bassit dan Hal Shane Heyward (RANS PIK Basketball) serta LaQuavious Cotton (Amartha Hangtuah).

"Beberapa hari mendatang para pemain asing lainnya akan menyusul. Mereka tentu harus melewati protokol kesehatan yang sudah ditentukan seperti menjalani karantina," kata Direktur Utama IBL, Junas Miradiarsyah.

Yancy dan Atkinson bukan nama asing bagi penggemar bolabasket Indonesia. Yancy termasuk bagian dari sukses Stapac meraih gelar juara IBL tahun 2019. Tahun yang sama Atkinson juga bermain untuk Bima Perkasa.

Kolawole dan Cotton juga pernah berkiprah di IBL. Kolawole sempat jadi andalan Louvre Dewa United dan Cotton ada di kubu Hangtuah.

Kita tunggu bagaimana permainan mereka musim depan. Tentu juga tak sabar menyaksikan kepiawaian pemain- pemain asing lainnya. ***

wwwwww