Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
13 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
13 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
13 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
4
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
13 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
5
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
13 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
6
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Metropolitan
23 jam yang lalu
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Home  /  Berita  /  Voli

Menkominfo Pastikan Suntik Mati TV Analog Tahun Depan

Menkominfo Pastikan Suntik Mati TV Analog Tahun Depan
Ilustrasi TV Analog. (Foto: Istimewa)
Jum'at, 31 Desember 2021 00:23 WIB

JAKARTA - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G. Plate memastikan suntik mati TV analog akan dilakukan pada tahun 2022.

Migrasi TV analog ke digital atau Analog Switch Off (ASO) ini sebagai upaya digitalisasi penyiaran, di mana nantinya menghemat frekuensi 112 MHz di pita frekuensi 700 MHz.

Nantinya digital dividen tersebut bisa dimanfaatkan untuk keperluan lain, seperti penggelaran layanan 5G di Indonesia komersial hingga penggunaan khusus bagi kepentingan dalam negeri.

"Spektrum yang dihasilkan dari migrasi broadcasting dari analog ke digital, yang kita kenal dengan digital dividen, yaitu spektrum 700 MHz yang selama ini sebesar 328 MHz digunakan untuk TV analog," ujar Menkominfo.

"Dengan migrasi ke TV digital, maka di situ ada penghematan 112 MHz, yang bisa dipakai 5G komersial hingga kebutuhan dalam negeri, seperti telehealth misalnya," sambungnya.

Meski baru dilakukan migrasi TV analog ke digital pada tahun depan, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menyebutkan dari 18 penyelenggara multipleksi, sudah ada enam lembaga penyiaran melakukan siaran simulcast, yaitu siaran TV analog dan TV digital secara bersamaan.

Migrasi TV analog ke digital ditetapkan mulai tahun 2022 dan akan dilakukan dalam tiga tahap, yang sebelumnya lima tahap,Semula penghentian siaran TV analog dilakukan pada 17 Agustus 2021.

Hanya saja, saat itu ketika mau suntik mati TV analog, rupanya masyarakat belum siap, karena kurang sosialisasi dan pandemi COVID-19, sehingga implementasi dilakukan penjadwalan ulang.

Berikut jadwal suntik mati TV analog wilayah Indonesia:

Tahap 1
30 April 2022 di 56 Wilayah mencakup 166 Kabupaten/Kota

Tahap 2
31 Agustus 2022 di 31 Wilayah mencakup 110 Kabupaten/Kota

Tahap 3
2 November 2022 di 25 Wilayah mencakup 63 Kabupaten/Kota.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Olympic, Ekonomi, Voli, DKI Jakarta
wwwwww