Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
15 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
2
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Metropolitan
14 jam yang lalu
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
3
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
4 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
4
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
4 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
5
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
3 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
6
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
4 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Home  /  Berita  /  Sepakbola

Pemain Vietnam Minta Final Leg 2 Piala AFF Tak Digelar: Pemenangnya Sudah Ketahuan

Pemain Vietnam Minta Final Leg 2 Piala AFF Tak Digelar: Pemenangnya Sudah Ketahuan
Ilustrasi Pemain Timnas Vietnam. (Foto: Istimewa)
Jum'at, 31 Desember 2021 10:56 WIB
JAKARTA - Penjaga gawang asal Vietnam, Nguyen Manh Dung meminta final leg kedua Piala AFF 2020 dibatalkan, alias tak perlu digelar. Sebab, menurutnya, hasil akhirnya sudah ketahuan, yakni Thailand yang keluar sebagai juaranya.

Pada leg pertama yang berlangsung kemarin, Timnas Indonesia tampil tak berdaya saat menghadapi Thailand. Bahkan, pasukan garuda harus kebobolan empat kali tanpa mampu membalasnya.

Itulah mengapa, Manh Dung beranggapan, leg kedua tak perlu lagi digelar. Jika panitia masih mengadakannya, maka itu hanya bertujuan untuk kepeluan finansial atau pemasukan tambahan melalui penjualan tiket dan hak siar.

"Sebelumnya, saya dan beberapa rekan profesional juga berharap final hanya digelar satu leg. Lalu, kita tingkatkan kualitas dari permainan final. Leg kedua hanya untuk mengakomodasi penyelenggara dan tuan rumah," ujar Nguyen Manh Dung, dikutip dari media lokal bernama Soha, Kamis 30 Desember 2021.

Saat ini, kata dia, skor yang telah dikantongi Thailand mustahil dibalas Indonesia. Maka, untuk apa repot-repot melajutkannya ke leg kedua? "Sekarang, saat kualitas kedua tim terpaut jauh (Thailand lawan Indonesia), saya tidak akan menyaksikan leg kedua," terangnya.

Lebih jauh, Manh Dung mengatakan, saat leg pertama saja—ketika kondisinya masih berimbang, Indonesia tak mampu meladeni perlawanan Thailand. Apalagi leg kedua yang menurutnya penuh tekanan dan beban dari sana-sini. "Ketika leg pertama masih sama kuat dan percaya diri, Indonesia tidak bisa berbuat apa-apa untuk Thailand. Lantas, apa yang bisa dilakukan di leg kedua?” tuturnya.

Bukan hanya itu, Manh Dung menduga, seandainya Thailand pakai pemain pelapis sekalipun, Indonesia tetap tak mampu mengimbangi permaiannnya. "Mungkin pada leg kedua, pelatih Thailand akan menggunakan pemain yang jarang dimainkan di turnamen ini. Tapi bahkan di depan para pemain pelapis itu, apakah Indonesia masih bisa melawan?” kata dia.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Olympic, Basket, Non Olympic, Sepakbola, DKI Jakarta
wwwwww