Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
22 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
2
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
22 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
3
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Sepakbola
21 jam yang lalu
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
4
Optimalisasi Kemampuan Multiposisi Rizky Ridho
Sepakbola
21 jam yang lalu
Optimalisasi Kemampuan Multiposisi Rizky Ridho
5
Pieter Huistra Akui Aspek Pertahananan PSS Perlu Perbaikan
Sepakbola
21 jam yang lalu
Pieter Huistra Akui Aspek Pertahananan PSS Perlu Perbaikan
6
Stjepan Fokus Laga Berikutnya, Nadeo Ucapkan Terima Kasih kepada Jakmania
Sepakbola
21 jam yang lalu
Stjepan Fokus Laga Berikutnya, Nadeo Ucapkan Terima Kasih kepada Jakmania
Home  /  Berita  /  Metropolitan

Persaudaraan Muslim Dukung Anies Nyapres

Persaudaraan Muslim Dukung Anies Nyapres
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. (foto: dok. ist.)
Minggu, 02 Januari 2022 14:36 WIB
JAKARTA - Gerakan Persaudaraan Muslim Indonesia (GPMI) menyatakan optimismenya mendukung Anies Baswedan untuk nyapres di 2024 mendatang. Hal tersebut disampaikan elit GPMI Syarief Hidayatullah dalam bincang dengan wartawan kemarin, Sabtu (1/1/2022).

Syarief menjelaskan, optimisme GPMI tersebut lantaran Anies yang notabene bukan anggota partai politik manapun masih memiliki tingkat elektabilitas tinggi dan tak kalah dengan Ketum Parpol.

"Bersaing dengan ketua umum partai politik besar, dan pengusaha dalam survei capres, tapi elektabilitasnya selalu tiga besar," kata Syarief dikutip GoNEWS.co dari Rakyat Merdeka, Minggu (2/1/2021).

Syarief tak menampik, suara akar rumput berbeda dengan konfigurasi elite partai politik. Partai politik, biasanya akan memilih calon yang membawa modal kapital yang besar. Tetapi, menurut Syarief, meski Anies tak punya modal finansial yang cukup, partai akan realistis dalam mengusung bakal calon presiden. "Untuk apa mengusung sosok yang elektabilitasnya rendah," pungkasnya.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Metropolitan, Nasional, DKI Jakarta
wwwwww