Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
19 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
19 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
19 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
4
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
19 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
5
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
19 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
6
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
19 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
Home  /  Berita  /  Ekonomi

Para Perokok, Saatnya Berhitung Berapa Kenaikan Harga Rokok Anda Tahun Ini

Para Perokok, Saatnya Berhitung Berapa Kenaikan Harga Rokok Anda Tahun Ini
Ilustrasi rokok. (foto: www.gonews.co/dzulfiqar)
Senin, 03 Januari 2022 15:56 WIB
JAKARTA - Harga rokok berbagai merek di tingkat pengecer paling bawah diperkirakan bakal naik pada 2022 seiring dengan kenaikan tarif cukai hasil tembakau (CHT) mulai 1 Januari 2022. Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam siaran resmi yang dikutip Senin (3/1/2021) mengatakan, kenaikan cukai rata-rata rokok adalah 12 persen.

Untuk Sigaret putih mesin golongan I mengalami kenaikan 13,9 persen dengan minimal harga jual eceran (per batang) Rp2.005 dan per bungkus/20 batang Rp40.100.

"Tapi untuk Sigaret Kretek Tangan (SKT), Presiden meminta kenaikan 5 persen, jadi kita menetapkan 4,5 persen maksimum," jelas Menkeu.

Bendahara negara menjelaskan, kenaikan itu bukan hanya karena mempertimbangkan isu kesehatan, tetapi juga memperhatikan perlindungan buruh, petani, dan industri rokok.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:PON, Ekonomi, Nasional, DKI Jakarta
wwwwww