Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
22 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
22 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
22 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
4
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
23 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
5
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
22 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
6
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
22 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
Home  /  Berita  /  Umum

Hetifah Dukung Pelaksanaan PTM dengan Tetap Waspada Omicron

Hetifah Dukung Pelaksanaan PTM dengan Tetap Waspada Omicron
Ilustrasi pembelajaran tatap muka. (foto: dok. ist./kompas)
Senin, 03 Januari 2022 14:00 WIB
JAKARTA - Wakil Ketua Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Hetifah Sjaifudian menyebut, pelaksanaan PTM serentak di Jakarta merupakan solusi terbaik saat ini, tapi waspada terhadap penyebaran Omicron tetap harus diutamakan. Hal tersebut disampaikan Hetifah dalam pernyataan tertulisnya, Senin (3/1/2021).

"Kita sudah hampir memasuki 2 tahun belajar di rumah dan dampak learning loss-nya luar biasa bagi anak. Kemampuan literasi anak SD kelas 1 Indonesia tertinggal 6 bulan dan numerasi setara tertinggal 5 bulan belajar. Suka tidak suka, PTM adalah satu-satunya jalan," kata Hetifah dikutip GoNEWS.co di Depok, Jawa Barat.

Hetifah memandang, PTM yang dilaksanakan sejauh ini sudah relatif aman. Kemendikbudristek telah menelurkan berbagai peraturan terkait PTM dalam SKB 4 Menteri, termasuk di dalamnya persyaratan kelengkapan vaksinasi dan protokol kesehatan. Contohnya di Jakarta, tingkat vaksinasi masyarakat umum diatas 120% dan pendidik dan tenaga kependidikan (PTK) diatas 80%. "Tentu ini mendukung keamanan kegiatan PTM 100% di Jakarta," ujar politisi Golkar tersebut.

Meski begitu, kata Hetifah, saat ini Omicron sudah mulai merebak di Indonesia. "Oleh karena itu, walau kita optimis PTM akan berjalan lancar, protokol kesehatan harus tetap dilaksanakan dengan tegas."

"Guru harus menjadi contoh yang baik bagi murid dan memastikan protokol kesehatan di sekolah, orang tua harus menyiapkan kelengkapan penunjang protokol kesehatan anak, murid juga harus patuh aturan," tambahnya.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Umum, Kriminal, DKI Jakarta
wwwwww