Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
24 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
2
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
18 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
3
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
22 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
4
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
19 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
5
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
23 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
6
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Sepakbola
18 jam yang lalu
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Home  /  Berita  /  Nasional

Kemnaker Ingin Perundangan Ketenagakerjaan Direvisi Tahun Ini

Kemnaker Ingin Perundangan Ketenagakerjaan Direvisi Tahun Ini
Ilustrasi aturan perundangan. (gambar: ist. via gatra)
Senin, 03 Januari 2022 13:39 WIB
JAKARTA - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) Republik Indonesia menjadikan reformasi birokrasi yang didukung dengan perubahan perundangan ketenagakerjaan sebagai resolusi lembaga tahun 2022. Demikian disampaikan Menaker RI Ida Fauziyah dalam acara Resolusi Kemnaker 2022 di Jakarta pada Senin (3/1/2022).

"Agar dilakukan penyempurnaan dan perbaikan terhadap peraturan perundang-undangan bidang ketenagakerjaan yang dirasakan masih menghambat, multitafsir dan tumpang tindih," kutipan salah satu resolusi Kemnaker 2022 yang dikutip GoNEWS.co dari antaranews.com.

Tahun ini, Kemnaker juga memiliki 2 poin resolusi lainnya. Suksesi perhelatan G20 menjadi salah satunya.

"Saya meyakini bahwa perhelatan G20 ini selaras dan sangat membantu kita dalam upaya pemulihan ekonomi nasional maupun global. Kita harus menyadari bahwa pemulihan ekonomi nasional kita, juga tidak bisa dilakukan tanpa adanya pemulihan ekonomi dalam skala global," ujar Ida.

Adapun resolusi lainnya adalah mencapai sembilan lompatan ketenagakerjaan Indonesia. Kesembilan lompatan itu meliputi:

1) Transformasi balai latihan kerja (BLK)

2) Link and match ketenagakerjaan

3) Transformasi program perluasan kesempatan kerja

4) Pengembangan talenta muda

5) Perluasan pasar kerja luar negeri.

6) Visi baru hubungan industrial

7) Reformasi pengawasan ketenagakerjaan

8) Pengembangan ekosistem digital ketenagakerjaan

9) Reformasi birokrasi

***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Voli, Nasional, DKI Jakarta
wwwwww