Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
14 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
14 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
14 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
4
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
13 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
5
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
13 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
6
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Metropolitan
23 jam yang lalu
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Home  /  Berita  /  Nasional

Kata BRIN soal Pengembangan Vaksin Lokal untuk Covid-19

Kata BRIN soal Pengembangan Vaksin Lokal untuk Covid-19
Ilustrasi vaksin merah putih. (gambar: istock)
Kamis, 06 Januari 2022 09:47 WIB
JAKARTA - Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Laksana Tri Handoko menegaskan, pengembangan vaksin Covid-19 akan semakin baik. Pasalnya penelitian pengembangan vaksin telah dilakuan oleh sejumlah peneliti dari berbagai entitas yang kini tergabung di dalam BRIN. Hal tersebut disampaikan Handoko siaran resmi yang dibaca di Jakarta, Kamis (6/1/2022).

"Apalagi dalam waktu dekat, sebagian periset Balitbang Kemenkes juga akan bergabung ke dalam BRIN, maka ini akan semakin memperkuat pengembangan vaksin Covid-19," kata Handoko sebagaimana dikutp GoNEWS.co.

Diketahui, sejak 1 September 2021 lalu, 5 entitas utama riset di Indonesia, yakni BATAN, LAPAN, LIPI, BPPT, dan Kemenristek/BRIN telah terintegrasi ke Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Integrasi ini juga termasuk di dalamnya terdapat Lembaga Biologi Molekuler (LBM) Eijkman yang selama ini berada di bawah Kemenristek.

Sebagai pengingat, sebelum melebur ke BRIN, LBM Eijkman tengah mengembangkan vaksin Covid-19 yang dikenal dengan sebutan vaksin merah putih.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Nasional, SEA Games, DKI Jakarta
wwwwww