Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
15 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
2
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Metropolitan
14 jam yang lalu
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
3
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
4 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
4
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
4 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
5
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
3 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
6
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
4 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Home  /  Berita  /  Metropolitan

Politikus Nasdem: Ahok Selesai, Tak Perlu Lagi Maju Pilgub DKI 2024

Politikus Nasdem: Ahok Selesai, Tak Perlu Lagi Maju Pilgub DKI 2024
Komisaris PT Pertamina, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. (Foto; Istimewa)
Sabtu, 08 Januari 2022 01:00 WIB

JAKARTA - Ketua Pemenangan Pemilu Partai Nasdem Wilayah Jakarta-Banten, Effendi Choirie menilai Komisaris PT Pertamina, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok tak perlu lagi maju sebagai Calon Gubernur DKI Jakarta di Pilgub DKI tahun 2024 mendatang.

Diketahui, Ahok sempat menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta pada 2014-2017 lalu. Ia menggantikan posisi Joko Widodo yang maju dan terpilih sebagai Presiden di Pilpres 2014. "Tapi bagi kami, bagi Nasdem, Ahok selesai. Paling tidak menurut saya lah. Gak perlu lagi memikirkan atau bermimpi lagi jadi gubernur DKI. Itu kan masa gak boleh kita punya pemikiran itu," kata pria yang akrab disapa Gus Choi itu, Jumat (7/1/2022).

Gus Choi beranggapan bahwa Ahok sudah sewajarnya fokus mengurus Pertamina ketimbang maju kembali sebagai kontestan di Pilkada. Ia khawatir Ahok akan membuat heboh dan kembali memicu kontroversi bila kembali maju sebagai Cagub DKI. Menurutnya Jakarta saat ini butuh pemimpin yang tak kontroversial demi menjaga kedamaian di tengah masyarakat.

"Pemimpin diharapkan mulutnya terjaga. Kita enggak ingin terjadi mulutnya terus menerus kepeleset dan ditafsir berbeda. Kita enggak ingin hiruk pikuk lagi seperti waktu itu," kata dia.

Di sisi lain, Gus Choi mengungkapkan NasDem berencana mengusung Bendahara Umum DPP NasDem Ahmad Sahroni dan eks Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany sebagai pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta di 2024.

Baginya, Sahroni-Airin merupakan anak muda yang memiliki modal untuk memimpin Jakarta nantinya. "Siapa itu? Ya anak-anak muda bermutu putra putri terbaik bangsa yg kita nilai memiliki cukup modal jadi pemimpin. Contoh untuk NasDem di DKI Sahroni, di luar NasDem Airin. Ketika memimpin Tangsel kan enak, teduh damai," kata dia.

Diketahui Ahok sempat maju kembali pada Pilgub DKI Jakarta tahun 2017 lalu. Kala itu ia berpasangan dengan Djarot Saiful Hidayat. Namun, pasangan ini mengalami kekalahan.

Beriringan dengan momentum Pilkada, Ahok dijatuhi hukuman dua tahun penjara dalam kasus penistaan agama pada tahun 2017. Kala itu, ia mengutip surat Al Maida 52 saat berbicara di Kepulauan Seribu. Ketika itu Ahok berbicara dalam kapasitasnya sebagai gubernur dan akan mencalonkan diri sebagai calon gubernur DKI Jakarta di Pilgub 2017.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Olympic, Voli, Metropolitan, DKI Jakarta
wwwwww