Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
21 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
2
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
22 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
3
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Sepakbola
21 jam yang lalu
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
4
Optimalisasi Kemampuan Multiposisi Rizky Ridho
Sepakbola
21 jam yang lalu
Optimalisasi Kemampuan Multiposisi Rizky Ridho
5
Pieter Huistra Akui Aspek Pertahananan PSS Perlu Perbaikan
Sepakbola
21 jam yang lalu
Pieter Huistra Akui Aspek Pertahananan PSS Perlu Perbaikan
6
Stjepan Fokus Laga Berikutnya, Nadeo Ucapkan Terima Kasih kepada Jakmania
Sepakbola
21 jam yang lalu
Stjepan Fokus Laga Berikutnya, Nadeo Ucapkan Terima Kasih kepada Jakmania
Home  /  Berita  /  Voli

Pratikno Pastikan Jokowi Tak Lakukan Reshuffle Dalam Waktu Dekat

Pratikno Pastikan Jokowi Tak Lakukan Reshuffle Dalam Waktu Dekat
Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin memberikan keterangan pers usai pelantikan keduanya di Gedung Nusantara, kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta (20/10/2021).
Sabtu, 08 Januari 2022 20:27 WIB

JAKARTA - Perombakan atau reshuffle kabinet Indonesia Maju oleh Presiden Joko Widodo dipastikan tidak dilakukan dalam waktu dekat.

Hal itu disampaikan oleh Menteri Sekretariat Negara (Mensetneg), Pratikno dalam keterangan pers yang disiarkan kanal Youtube Sekretariat Presiden, Sabtu (8/1/2022). "Belum ada reshuffle," tegas Pratikno.

Di samping itu, Pratikno juga menyatakan bahwa kursi kosong wakil menteri (wamen) yang ditambah Jokowi sejak tahun lalu belum tentu diisi melalui skema reshuffle. "Sekali lagi ini (pengisian kursi wamen) kita lihat situasinya," katanya.

Maka dari itu, Pratikno memastikan reshuffle tidak akan dilakukan Jokowi baik untuk mengganti menteri maupun mengisi wamen.

Khusus soal mekanisme pengisian wamen, Pratikno menuturkan bahwa Jokowi akan melakukannya ketika ada kondisi mendesak di suatu kementerian.

Pada dasarnya, ditegaskan Pratikno, penambahan pos wamen di 17 kementerian pada periode kedua oleh Jokowi melalui Peraturan Presiden (Perpres) adalah untuk menghadapi kondisi darurat. "Misalnya, sekarang berat (kondisinya) di (kementerian) kesehatan, disitukan sudah ada wamennya," demikian Pratikno.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Olympic, Voli, Metropolitan, DKI Jakarta
wwwwww