Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
20 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
2
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
21 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
3
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Sepakbola
20 jam yang lalu
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
4
Optimalisasi Kemampuan Multiposisi Rizky Ridho
Sepakbola
20 jam yang lalu
Optimalisasi Kemampuan Multiposisi Rizky Ridho
5
Pieter Huistra Akui Aspek Pertahananan PSS Perlu Perbaikan
Sepakbola
19 jam yang lalu
Pieter Huistra Akui Aspek Pertahananan PSS Perlu Perbaikan
6
Stjepan Fokus Laga Berikutnya, Nadeo Ucapkan Terima Kasih kepada Jakmania
Sepakbola
20 jam yang lalu
Stjepan Fokus Laga Berikutnya, Nadeo Ucapkan Terima Kasih kepada Jakmania
Home  /  Berita  /  Olympic

BNPB: Tiga Rumah Rusak Akibat Banjir di Solok, Sumbar

BNPB: Tiga Rumah Rusak Akibat Banjir di Solok, Sumbar
Petugas Sudin PKP Jaksel menggendong dan mengevakuasi wanita yang menderita stroke dan kebanjiran di daerah Pejaten. (Foto: Dok. Dinas PKP DKI Jakarta)
Minggu, 09 Januari 2022 21:45 WIB

JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengatakan sedikitnya tiga rumah warga rusak akibat banjir yang melanda satu kecamatan di Kabupaten Solok, Provinsi Sumatra Barat. Rumah itu rusak ringan.

"Selain tiga rumah rusak ringan, banjir merendam 21 unit rumah warga dan satu unit masjid," ujar Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari melalui keterangan resmi, Minggu (9/1/2022).

Ia menuturkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) juga mendata kerusakan pada saluran air bersih dan satu jembatan, dengan kategori rusak ringan.

Namun, sejauh ini, BPBD melaporkan tidak ada korban luka-luka maupun jiwa akibat bencana ini. BPBD Kabupaten Solok mencatat banjir terjadi setelah hujan lebat mengguyur dua kawasan desa di kecamatan Lembah Gumanti, yaitu Nagari Aie Dingin dan Jorong Data.

Hujan yang memicu meluapnya debit air sungai dingin Lembah Gumanti tersebut berlangsung pada Sabtu sore (8/1) sekitar pukul 17.00 WIB. Saat banjir terjadi, tinggi muka air antara 50 - 150 cm.

Abdul mengatakan penanganan darurat dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari BPBD, dinas pemadam kebakaran, TNI, Polri maupun aparat desa setempat. "Setelah genangan surut, petugas dan masyarakat bergotong royong membersihkan material sampah dan lumpur yang terbawa arus banjir," terang dia.

Lebih lanjut, ia mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat tetap waspada dan siap siaga. Mengingat prakiraan cuaca dalam dua hari ke depan untuk wilayah Kecamatan Gumanti masih berpeluang hujan ringan hingga hujan petir.

Sementara itu, secara umum peringatan dini cuaca pada hari ini, di wilayah Sumatra Barat berpotensi hujan lebat yang dapat disertai petir atau kilat dan angin kencang.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Olympic, Voli, DKI Jakarta
wwwwww