Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
19 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
2
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Metropolitan
17 jam yang lalu
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
3
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
7 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
4
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
7 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
5
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
7 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
6
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
8 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Home  /  Berita  /  Non Olympic
Kompetisi Sepakbola Liga 1 2021-2022

Performa Terburuk Borneo FC Imbang Lawan Persik Kediri

Performa Terburuk Borneo FC Imbang Lawan Persik Kediri
Borneo FC saat bermain imbang 1-1 lawan Persik Kediri. (Dok. ligaindonesiabaru)
Senin, 10 Januari 2022 08:57 WIB
Penulis: Azhari Nasution
GIANYAR - Langkah perdana Borneo FC di putaran kedua Liga 1 2021/2022 tak berjalan sesuai harapan. Tim berjuluk Pesut Etam hanya mampu bermain imbang 1-1 saat menghadapi Persik Kediri pada Sabtu (8/1/2022).

Capaian satu poin tak lantas membuat kubu Pesut Etam puas. Sebab secara permainan mereka unggul segala-galanya. "Saya anggap ini performa terburuk tim kami selama saya pegang Borneo FC. Ada banyak kesalahan dan komunikasi yang tidak berjalan baik selama pertandingan," ucap Risto Vodakovic, pelatih Borneo FC.

Wajar jika Risto menilai performa timnya buruk kontra Persik. Sebab alih-alih meraih kemenangan mudah, timnya justru hampir kalah.

Tak diunggulkan, Persik justru mampu membuka keunggulan menit ke-31 melalui gol Youssef Ezzejjari. Beruntung Boaz Solossa berhasil menyamakan kedudukan di akhir pertandingan.

"Kami mendapat libur cukup panjang sehingga banyak sentuhan yang hilang. Kami akan evaluasi lagi agar performa tim di laga selanjutnya bisa lebih baik," imbuhnya.

Kekecewaan juga diutarakan Manajer Borneo FC Dandri Dauri. Dia menganggap hasil seri cukup merugikan karena potensi meraih kemenangan sangat besar.

"Sayang sekali kami gagal menang. Tapi saya minta ini jadi pembelajaran agar di laga selanjutnya bisa mendapat hasil lebih baik. Saya juga berharap mental pemain tetap terjaga meski kehilangan dua poin lawan Persik," pungkasnya. ***

wwwwww