Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
21 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
2
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
10 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
3
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
10 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
4
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Metropolitan
20 jam yang lalu
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
5
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
10 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
6
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
10 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Home  /  Berita  /  Non Olympic
Indonesia Basketball League (IBL) 2022

Prokes Ketat di Simulasi Kehadiran Penonton

Prokes Ketat di Simulasi Kehadiran Penonton
Simulasi penonton IBL 2022. (Dok. iblindonesia)
Senin, 10 Januari 2022 09:35 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Simulasi kehadiran penonton pada Indonesia Basketball League (IBL) musim 2022 dengan protokol kesehatan (prokes) ketat sudah dilakukan di Hall Basket, Senayan, Jakarta, Jumat (7/1/2022). Dalam simulasi ini diperlihatkan rangkaian penonton dari hadir, hingga masuk ke lapangan.

Saat tiba di Hall Basket, penonton akan diarahkan ke tempat cuci tangan dan melakukan scan Peduli Lindungi. Hanya kategori hijau dalam aplikasi Peduli Lindungi yang diperbolehkan masuk kedalam venue.

Setelah itu, penonton akan diarahkan menuju pintu masuk. Di depan pintu, penonton dicek suhu.

Dalam simulasi ini, para pemangku kepentingan seperti Plt Dirjen Kesmas Kemenkes Kartini Rustandi, Kapolsek Tanah Abang Kompol Haris Kurniawan, dan Kepala Bagian Pembinaan Operasi Polda Metro Jaya Brigjen Pol Heribertus Dahana ikut hadir.

"Secara umum sudah cukup baik, tinggal bagaimana kesadaran penonton itu sendiri memahami soal aturan di dalam lapangan. Artinya, tidak boleh makan dan minum dalam venue, masker harus selalu digunakan," ujar Direktur Utama IBL, Junas Miradiarsyah.

Bila nanti diberi izin menghadirkan penonton, IBL tidak akan membuka Hall Basket secara penuh. Dari 2.900 kursi, hanya 500 yang diisi.

“Kami mengerti kondisinya belum bisa untuk memenuhi GOR tapi kita harus lakukan. Mungkin penonton sudah rindu menyaksikan langsung di lapangan,maka dari itu apa yang kami berikan ini sudah lebih dari cukup," ujar Junas. ***

wwwwww