Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
19 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
2
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
24 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
3
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
20 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
4
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Sepakbola
19 jam yang lalu
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
5
Optimalisasi Kemampuan Multiposisi Rizky Ridho
Sepakbola
19 jam yang lalu
Optimalisasi Kemampuan Multiposisi Rizky Ridho
Home  /  Berita  /  Voli

Wapres Tinjau Pembangunan 'Huntara Semeru'

Wapres Tinjau Pembangunan Huntara Semeru
(Dari kanan) Wapres Maruf Amin, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat meninjau pembangunan 'Huntara Semeru' di Lumajang, Jawa Tengah, Jumat, 14 Januari 2021. (foto: ist./pemprov jatim)
Jum'at, 14 Januari 2022 17:38 WIB
LUMAJANG - Wakil Presiden Ma’ruf Amin meninjau pembangunan hunian sementara (huntara) bagi masyarakat terdampak erupsi Gunung Semeru yang berada di Desa Sumber Mujur, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Provinsi Jawa Timur pada Jumat (14/1/2022).

Menurut rencana, pemerintah akan membangun 1.951 unit hunian sementara di atas lahan seluas 81 hektare bagi masyarakat terdampak erupsi Gunung Semeru. Selain itu, di kawasan huntara akan dibangun sejumlah fasilitas publik seperti pasar, masjid dan sarana olahraga.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa yang mendampingi Wapres Maruf mengungkapkan, "Saat ini sudah ada satu unit rumah contoh huntara yang akan menjadi acuan untuk standar pembangunan selanjutnya. Insyaallah, satu setengah bulan ke depan huntara ini selesai dan Lebaran bisa segera ditempati," kata Khofifah dikutip GoNEWS.co dari Antara di Jakarta.

Pembangunan Huntara terus dikebut, kemudian infratruktur air dan instalasi listrik tengah disiapkan bersamaan dengan pembangunan hunian tetap.

Jika total lahan yang disediakan untuk hunian seluas 81 hektare yang seluruhnya milik Perhutani dan dari jumlah luasan tersebut, rencananya akan didirikan 2.000 unit hunian sementara di tahap pertama.

"Huntara yang akan ditempati 1.951 KK dari Desa Sumbermujur itu berukuran 10x14 dengan luas bangunan 6x4,8 meter yang terdiri dari ruang tamu, kamar tidur, kamar mandi, serta fasilitas penunjang lainnya," katanya.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Voli, DKI Jakarta, Jawa Timur
wwwwww