Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
14 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
14 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
14 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
4
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
13 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
5
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
13 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
6
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Metropolitan
23 jam yang lalu
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Home  /  Berita  /  Non Olympic
Indonesia Basketball League (IBL) 2022

Hangtuah Memimpin di Kuarter Pertama

Hangtuah Memimpin di Kuarter Pertama
Amartha Hangtuah Jakarta (Foto; iblindonesia)
Minggu, 16 Januari 2022 17:07 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Amartha Hangtuah Jakarta memimpin 15-11 atas Satya Wacana Salatiga di kuarter pertama pada pertandingan hari kedua Indonesia Basketball League (IBL) 2022 di Hall Basket Senayan, Jakarta, Minggu (16/1/2022). Penguasaan bola kedua tim kurang bagus, karena banyak melakukan turnover yang sama-sama merugikan.

Meski memimpin di kuarter pertama, Hangtuah terlihat ceroboh dalam penguasaan bola. Ini terlihat dari beberapa kali melakukan turnover baik dari ball handling maupun bad pass. Sementara peran Anton Waters dan LaQuavious Cottong juga belum seperti yang diharapkan. Justru Cotton beberapa kali melakukan kesalahan seperti pemain Hangtuah lainnya.

Satya Wacana juga sama. Kehilangan Antoni Erga, yang kini membela Satria Muda Pertamina Jakarta, sangat berpengaruh. Khususnya mencari sosok yang mampu mengatur tempo permainan tim. Alexander Franklyn masih butuh jam terbang, untuk ada di posisi tersebut. Namun karena minim stok pemain, head coach Jerry Lolowang tidak punya pilihan lain.

Salah satu kelebihan Satya Wacana dibanding Hangtuah adalah pemainnya sudah saling mengerti satu sama lain. Sempat ada momen ketika Coach Jerry memainkan lima pemain lokal, dan hasilnya juga cukup bagus. Mereka bisa mengimbangi permainan Hangtuah. Laga ini bakal sengit untuk tiga kuarter berikutnya. ***

wwwwww