Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
21 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
2
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
10 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
3
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
10 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
4
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Metropolitan
19 jam yang lalu
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
5
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
10 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
6
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
10 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Home  /  Berita  /  Voli

Komisi X DPR Puji Kinerja Menpora Amali dan Tim Satgas

Komisi X DPR Puji Kinerja Menpora Amali dan Tim Satgas
Menpora Amali dan Raja Sapta Oktohari saat bersama Komisi X DPR RI. (Dok. Kemenpora)
Selasa, 18 Januari 2022 20:00 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra, Elnino M Husein Mohi, menyambut baik keputusan World Anti-Doping Agency (WADA) yang mengizinkan bendera Merah Putih berkibar kembali di ajang olahraga Internasional mulai bulan Februari 2022.

Adanya izin pengibaran bendera merah putih dan dibolehkan Indonesia menjadi tuan rumah event-event internasional berkat upaya Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Zainudin Amali yang secara cepat membentuk Tim Satuan Tugas (Satgas) Percepatan penyelesaian sanksi WADA setelah sanksi itu dijatuhkan terhadap Lembaga Anti-Doping Indonesia (LADI) Oktober 2021 lalu.

“Menteri Zainudin Amali sangat profesional ditugaskan di bidang apapun. Pengalamannya di politik dari level bawah sampai jadi elit nasional adalah modal utamanya untuk menyelesaikan persoalan-persolan sulit,” kata Elnino M Husein Mohi dalam keterangan tertulisnya, Selasa (18/1).

Disamping itu, Elnino juga memberi pujian terhadap kinerja Tim Satgas yang dipimpin Raja Sapta Oktohari, LADI dan Kemenpora yang dinilai telah bekerja cepat sehingga masalah sanksi WADA ini dapat segera terselesaikan.

“Orang-orang yang mengurus masalah WADA ini bersama Menpora adalah orang-orang yang tepat dan penuh kompetensi. Misalnya Ketua IOC (KOI) yang rajin dan rela mengurus ini walaupun kadang harus merogoh duit pribadinya sendiri. Juga kawan-kawan lain di Kemenpora,” jelasnya.

Atas adanya titik terang terkait sanksi WADA tersebut, politisi asal Gorontalo ini memberikan apresiasi kepada Menpora Amali dan jajarannya. Dia pun memastikan sebagai legislator akan terus membantu dan mengawal jalannya pemerintahan khususnya Kemenpora sebagai mitra kerja Komisi X DPR.

“Saya sebagai anggota Komisi X tentu sangat menghargai dan bertepuktangan untuk Menpora dan jajarannya. Insya Allah saya akan membantu Menpora dengan kritik-kritik yang membangun dan produktif. Kita mesti berterimakasih kepada Menpora Zainudin Amali,” pungkasnya.

Untuk diketahui, WADA pada tanggal 7 Oktober 2021 menjatuhkan sanksi kepada Indonesia lewat Lembaga Anti-Doping Indonesia (LADI) karena melanggar beberapa peraturan yang ditetapkan oleh WADA. Akibatnya, Indonesia tidak diizinkan menggelar ajang Internasional dan mengibarkan mendera merah putih di event olahraga dunia.

Sanksi tersebut durasinya selama satu tahun atau hingga Oktober 2022. Namun, meski sanksi belum dicabut, WADA akhirnya mengizinkan Indonesia mengibarkan bendera merah putih di ajang Internasional lebih cepat atau Februari 2022 lantaran Indonesia sudah menyelesaikan beberapa persyaratan yang sebelumnya diminta oleh WADA.

Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali mengatakan dirinya sudah menerima laporan dari Tim Satuan Tugas (Satgas) percapatan dan investigasi sanksi WADA Raja Sapta Oktohari dan bersama pengurus Lembaga Anti-Doping Indonesia (LADI) bahwa WADA puas dengan apa yang dilakukan tim tersebut mulai dari komunikasi, penyelesaian masalah adminitrasi sampai masalah teknis terkait sampel doping atlet.

“Sudah dilaporkan tadi, saya mendapatkan laporan dari Ketua Tim Pak Okto bahwa WADA sudah sangat puas dengan apa yang kita lakukan dan insya Allah akan digolongkan pada kategori negara yang komplais (patuh terkait aturan dopping),” kata Menpora Amali.

“Insya Allah yang selama ini merisaukan kita semua sebagai warga bangsa, tentang pelarangan pengibaran bendera maka mudah-mudahan kalau tidak ada aral melintang dan halangan-halangan lain itu bisa awal Februari sudah bisa berkibar,” lanjutnya.

Menurut Menpora Amali, sanksi WADA terhadap LADI belum dicabut karena masih ada tahapan-tahapan yang dilakukan secara kelembagaan.

“Jadi ada tahapan, yang memutuskan tidak sendirian, mereka ada rapat. Jadi nggak bisa begitu sudah terpenuhi hari ini kemudian langsung besoknya diumumkan. Jadi ada ada proses-proses karena keputusan bersama, keputusan institusi,” tukasnya. ***

wwwwww