Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
19 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
2
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Metropolitan
17 jam yang lalu
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
3
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
8 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
4
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
8 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
5
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
7 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
6
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
8 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Kemenpora Gelar Rakor Bahas Kebijakan Karantina Atlet

Kemenpora Gelar Rakor Bahas Kebijakan Karantina Atlet
Menpora Amali berbincang dengan Raja Sapta Oktohari dan Marciano Norman. (Dok. Kemenpora)
Rabu, 19 Januari 2022 19:08 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Kementrian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) bersama Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Badan Nasional Penanggulan Bencana (BNPB), Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat, Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia), pimpinan cabang olahraga serta stakeholder terkait.

Rakor yang membahas kebijakan karantina terhadap atlet yang berlaga di ajang kejuaraan internasional ini dipimpin Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali di Wisma Menpora, Kemenpora, Jakarta, Rabu (19/1/2021). Salah satu usul yang disampaikan yakni kebijakan terkait diskresi karantina terhadap pelaku olahraga.

“Kita baru saja rapat koordinasi, baru saja mendapatkan informasi dari cabor yang melaksanakan kegiatan olahraga di luar negeri, dan sekembalinya harus karantina dengan durasi yang cukup lama,” kata Menpora Amali usai rapat.

Menpora Amali menerangkan, pertemuan tersebut juga membahas mengenai kejuaraan internasional yang akan berlangsung di Tanah Air. Usulan yang dibahas dalam rapat tersebut nantinya akan dikoordinasikan dengan sejumlah pihak terkait lainnya.

“Ada pengalaman kita ketika melakukan kegiatan bulutangkis di Bali akhir tahun lalu. Saya kira itu sukses. Sehingga keinginan-keinginan dari peserta (kejuaraan) yang datang ke Indonesia nanti juga bisa dilakukan seperti itu,” ujar Menpora Amali.

Sementara itu, Ketua Umum KOI, Raja Sapta Oktohari bilang, diskresi karantina dipandang perlu karena keterbatasan akses latihan selama karantina panjang akan memengaruhi stamina dan performa atlet.

“Permohonan diskresi itu nanti harapannya bisa diberikan jawaban dari hasil pertemuan ini. Kami melihat penting untuk adanya perlakuan yang bisa diberikan kepada atlet yang berjuang demi negara,” terang Okto.

“Kebijakan ini dirasa perlu. Sehingga bisa memaksimalkan performa mereka (atlet) untuk prestasi olahraga yang lebih baik lagi. Ada banyak agenda olahraga kedepannya,” jelasnya.

Sementara itu, Ketum KONI Pusat Marciano Norman menambahkan, usulan yang disampaikan tadi bisa ada jalan keluar dan solusinya. Tentu kebijakan tersebut sangat ditunggu.

“Sehingga seperti atlet pelatnas kalau mereka harus tryout luar negeri dan kembali ke Indonesia kemudian karantina dalam sekian hari tidak keluar dari ruangan itu akan berdampak kepada kebugaran atlet. Semoga event-event internasional yang nantinya akan kita ikuti dapat berjalan dengan baik,” pungkas Marciano. ***

wwwwww