Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
22 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
2
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
23 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
3
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Sepakbola
22 jam yang lalu
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
4
Optimalisasi Kemampuan Multiposisi Rizky Ridho
Sepakbola
22 jam yang lalu
Optimalisasi Kemampuan Multiposisi Rizky Ridho
5
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
11 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
6
Pieter Huistra Akui Aspek Pertahananan PSS Perlu Perbaikan
Sepakbola
22 jam yang lalu
Pieter Huistra Akui Aspek Pertahananan PSS Perlu Perbaikan
Home  /  Berita  /  Metropolitan

Politisi Golkar Sebut Permintaan Maaf Arteria Dahlan ke Masyarakat Sunda Belum Cukup

Politisi Golkar Sebut Permintaan Maaf Arteria Dahlan ke Masyarakat Sunda Belum Cukup
Politisi Partai Golkar Ace Hasan Syadzily. (Foto: Istimewa)
Jum'at, 21 Januari 2022 20:46 WIB

JAKARTA - Politisi Partai Golkar Ace Hasan Syadzily menilai minta maaf Arteria Dahlan kepada masyarakat Sunda belum cukup. Menurut pria akrab kang Ace itu, Arteria harus mendapat hukum setimpal karena telah menghina bahasa Sunda.

"Minta maaf itu belum cukup, masa orang yang berbahasa Sunda minta dipecat," kata Ace kepada wartawan, Jumat (21/1/2021).

Seharusnya, lanjut anak buah Airlangga Hartarto itu, Arteria Dahlan menghargai perbedaan dan keragaman budaya Indonesia. "Seorang nasionalis sejati sesungguhnya orang yang menghargai keragaman suku, bahasa dan budaya bangsa," ucapnya.

Apalagi, suku Sunda nomor dua terbesar di Indonesia ini. Karena itu, sambung kang Ace apa yang dilakukan masyarakat Sunda melaporkan politisi PDI-Perjuangan itu sudah pas. "Sudah wajar dilaporkan ke polisi, masyarakat Sunda budaya terbesar nomor dua di Indonesia," tutur kang Ace.

Baca Juga: Mulut Panas Arteria Dahlan soal Bahasa Sunda Berujung Sanksi PDIP

Sebelumnya, Arteria Dahlan meminta maaf kepada masyarakat Jawa Barat. Itu terkait pernyatannya yang meminta Jaksa Agung ST Burhanuddin memecat kepala kejaksaan tinggi (kajati) menggunakan bahasa Sunda dalam rapat.

Permintaan maaf itu disampaikan Arteria usai memberikan klarifikasi di hadapan Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP. Dalam permintaan maaf itu hadir Hasto Kristiyanto dan Ketua DPP PDI Perjuangan, Komarudin Watubun. "Saya dengan sungguh-sungguh menyatakan permohonan maaf kepada masyarakat Jawa Barat, khususnya masyarakat Sunda,” ujarnya.

Baca Juga: PDIP Jabar: Pecat Arteria Dahlan! Dia Sudah Murtad

Arteria mengaku telah menyerahkan sepenuhnya kasus tersebut ke DPP PDIP. Ia siap menerima segala sanksi buntut pernyataannya di rapat Komisi III DPR tersebut. "Saya menyerahkan sepenuhnya kepada DPP Partai. Sebagai kader partai saya siap menerima sanksi yang diberikan partai," ujarnya.

Arteria mengaku telah belajar dari kasus tersebut. Ia juga berterima kasih kepada setiap kritik atas ucapannya yang telah menyinggung masyarakat Jawa Barat, terutama suku Sunda.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Olympic, Metropolitan, DKI Jakarta
wwwwww