Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
20 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
2
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
24 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
3
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
20 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
4
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Sepakbola
19 jam yang lalu
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
5
Optimalisasi Kemampuan Multiposisi Rizky Ridho
Sepakbola
19 jam yang lalu
Optimalisasi Kemampuan Multiposisi Rizky Ridho
Home  /  Berita  /  Metropolitan

Usai Kena Sanksi PDIP, Arteria Dahlan Kini Sebut Masyarakat Sunda sebagai Bagian dari Keluarga

Usai Kena Sanksi PDIP, Arteria Dahlan Kini Sebut Masyarakat Sunda sebagai Bagian dari Keluarga
Anggota Komisi III DPR RI Arteria Dahlan. (Foto: Istimewa)
Sabtu, 22 Januari 2022 17:16 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy

JAKARTA - DPP PDIP resmi memberikan sanksi peringatan kepada Anggota Komisi III DPR RI Arteria Dahlan pada Kamis (20/1/2021). Salah satu alasannya, karena kader partai berlambang banteng moncong putih itu telah melanggar etik dan merendahkan martabat masyarakat Sunda.

Diketahui, Arteria meminta Jaksa Agung ST Burhanuddin untuk memecat seorang Kajati karena dia berbicara menggunakan bahasa Sunda saat rapat. Arteria menyebut pernyatannya saat itu sama sekali tak ada niat untuk merendahkan kapasitas dan kecakapan kinerja masyarakat Sunda yang bekerja di Kejaksaan.

"Terkait hal tersebut saya memohon maaf sebesar-besarnya kepada seluruh warga masyarakat, kepada seluruh tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda, semua lah, karena saya menganggap orang Sunda itu bagian dari keluarga besar kami," kata Arteria di Gedung DPR, Kamis (20/1/2022).

Ia mengaku selama ini kerap menjalin hubungan baik dengan sejumlah orang yang berasal dari suku Sunda. "Teman saya, sahabat saya banyak banget, apalagi Jakarta ini berbatasan dengan Jawa Barat. Saya mohon maaf atas pernyataan saya tersebut," ujarnya.

Baca Juga: Aksi Protes Meluas, Giliran Aliansi Sunda Karawang Desak Arteria Dahlan Dipecat dan Dipenjara

"Intinya, saya mohon maaf dan kemudian pernyataan yang mungkin membuat gaduh ini murni dari saya pribadi selaku anggota DPR dalam menjalankan tugas pengawasan, tidak ada kaitan dengan fraksi atau partai kami dan pastinya tidak ada maksud untuk rasis atau merendahkan bahasa atau suku Sunda," lanjutnya.

Sebelumnya, Ketua DPP PDIP Bidang Kehormatan Komaruddin Watubun menjelaskan, apa yang disampaikan Arteria Dahlan, dari sisi organisasi di partai dan penilaian partai, hal itu sudah melanggar etik dan disiplin organisasi. "Dalam klarifikasi dengan DPP hari ini, Pak Arteria menyampaikan permintaan maaf ke masyarakat Jawa Barat, khususnya masyarakat Sunda. Dia pun menyerahkan sepenuhnya kepada DPP Partai," terangnya.

"Sebagai kader partai, siap menerima sanksi yang diberikan Partai. Jadi DPP Partai memberikan sanksi peringatan kepadanya. Semoga ini menjadi pembelajaran bagi Pak Arteria," pungkasnya.***

wwwwww