Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
10 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
22 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
3
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
10 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
4
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
11 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
5
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
10 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
6
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Metropolitan
20 jam yang lalu
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Home  /  Berita  /  Beladiri

Bentrok Kariu dan Ori Karena Salah Paham, Anna Minta Warga Tidak Terprovokasi

Bentrok Kariu dan Ori Karena Salah Paham, Anna Minta Warga Tidak Terprovokasi
Ilustrasi bentrokan. (Foto: Istimewa)
Kamis, 27 Januari 2022 15:27 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy

JAKARTA - Bentrok antar warga kembali terjadi di Kabupaten Maluku Tengah (Malteng) antara desa Ori dan desa Kariu, Kecamatan Pulau Haruku pada, Selasa (26/1) akibat kesalahpahaman antar dua warga dari dua tersebut.

Kesalahpahaman antar warga desa Ori dan warga desa Kariu itu terkait klaim pemilikan lahan. Akibat kejadian itu, dilaporkan ada warga yang tewas, luka-luka dan sejumlah rumah warga hangus terbakar.

Merespon bentrok tersebut, Anggota DPD RI Anna Latuconsina meminta masyarakat Maluku tidak terprovokasi, karena masalah tersebut murni salah paham antar dua warga dari kedua desa tersebut. Untuk itu, bentrok antara desa Ori dan desa Kariu bukanlah rusuh antar agama seperti didengungkan oleh orang-orang tak bertanggungjawab.

"Masalah yang terjadi antara Kariu dan Ori adalah masalah murni antar oknum orang Kariu,dan oknum orang Ori masalah tanah. Tidak ada hubungan dengan masalah agama,” kata Anna Latuconsina saat dihubungi, Rabu (27/1/2022).

"Jadi jangan ada yang memprovokasi bahwa ini peperangan antara Islam dan Kristen di Kariu dan Ori atau Pelauw, tapi ini adalah masalah tanah,” tegasnya.

Dikatakan senator asal Provinsi Maluku ini, saat ini aparat kepolisian dan TNI sudah berada di lokasi bentrok, dan kepolisian sedang melakukan penyelidikan untuk menyelesaikan masalah tersebut. Lanjut Anna, masyarakat Ori, Kariu dan Maluku secara keseluruhan diharapkan tidak terprovokasi dengan isu yang berkembang, dan menyerahkan masalah tersebut kepada aparat penegak hukum.

“Sehingga semuanya kita serahkan kepada yang berwajib, jangan ada yang terprovokasi. Yang berwajib sudah berada di lokasi kejadian, sehingga kita harus mempercayakan kepada aparat keamanan untuk bisa menanganinya," pungkasnya.***

wwwwww