Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
20 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
2
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
9 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
3
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
9 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
4
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Metropolitan
19 jam yang lalu
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
5
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
9 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
6
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
9 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Home  /  Berita  /  Metropolitan

Buka Kejurda Lemkari Riau, LaNyalla: Filosofi Karate Dapat Bangun Karakter Bangsa

Buka Kejurda Lemkari Riau, LaNyalla: Filosofi Karate Dapat Bangun Karakter Bangsa
Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti. (Foto: Istimewa)
Sabtu, 29 Januari 2022 22:16 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy

JAKARTA - Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, menegaskan filosofi yang tertanam dalam Karate yaitu 'Do' dapat membangun karakter bangsa. Karena 'Do' merupakan sifat atau jiwa ksatria, dalam bersikap, berlatih, bertarung dan melakukan apapun.

LaNyalla menyampaikan hal itu ketika membuka secara virtual Kejuaraan Daerah Lemkari 2022 Riau di Pekanbaru, Sabtu (29/1/2022). "Di organisasi karate atau di perguruan, 'Do' ini harus benar-benar diterapkan. Seorang karateka harus hormat kepada orangtua, kepada guru, harus rajin, dan disiplin. Ketika 'Do' ini diterapkan, maka saya yakin para karateka akan menjadi pribadi-pribadi yang kuat, sabar dan santun," jelasnya.

Menurut LaNyalla, semua olahraga, terutama bela diri prestasi, selalu memberi kontribusi positif. Selain menyehatkan fisik dan mental, bela diri juga melatih olah pikir dan olah nafsu. Karena di dalam bela diri harus ada keseimbangan emosi dan mental, serta kekuatan fisik.

"Ini sangat penting bagi generasi muda, terutama pelajar dan mahasiswa. Melalui olahraga ini para remaja dapat belajar menghormati diri mereka sendiri dan orang lain. Mereka juga belajar konsentrasi lebih tinggi dan meningkatkan disiplin," tegas Mantan Ketua Umum PSSI itu.

LaNyalla menjelaskan, bagi para Senator DPD RI, Lemkari sudah tidak asing lagi. Ada dua Senator DPD RI berada di dalam keluarga besar Lemkari. Yakni Senator asal Sumatera Barat Leonardy Harmaini yang merupakan Ketua Umum PB Lemkari periode 2020-2024, dan Senator asal Riau, Misharti, yang mendapat amanat sebagai Ketua Lemkari Riau. "Bisa dibilang Lemkari merupakan bagian dari keluarga besar DPD RI. Dengan kedekatan ini, kita bisa bersinergi membangun bangsa lewat olahraga," ujarnya lagi.

Dijelaskannya, Karate yang dibawa ke Indonesia oleh mahasiswa yang pulang dari pendidikan di Jepang, merupakan cabang olahraga bergengsi karena telah dipertandingkan di ajang Olimpiade.

Lemkari sebagai salah satu organisasi Karate tertua di Indonesia dan berdiri sejak tahun 1970 juga telah melahirkan atlet-atlet berprestasi baik di tingkat
nasional maupun di tingkat internasional.

"Perlu kita mengingat bagaimana putra-putri Karate-Do Indonesia berjuang meraih medali di Asian Games 2018 lalu. Begitu juga di Kejuaraan Karate di Kazakhstan. Untuk itu kita patut memberikan apresiasi dan dukungan kepada atlet-atlet yang akan bertanding hari ini. Semoga kelak akan membawa nama Riau, baik di even nasional maupun internasional," ucap dia.

LaNyalla juga berharap even dan kejuaraan seperti Kejurda harus mendapat dukungan semua pihak. Pemerintah pusat dan Provinsi agar senantiasa menaruh perhatian besar terhadap atlit yang berprestasi agar diberikan kemudahan dan beasiswa dalam melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi. "Sudah sepatutnya kita memberi perhatian kepada para atlit kita yang kelak akan membawa nama harum Provinsi dan negara," katanya.

Terpenting, ditambahkannya, selalu junjung semangat sportivitas karena olahraga mengajarkan kedisiplinan, jiwa sportif, pantang menyerah, jiwa kompetitif, sekaligus semangat bekerjasama.

"Semoga ajang Kejurda dapat menemukan bibit-bibit unggul yang memiliki bakat dan potensial yang dapat mewakili Indonesia dalam even internasional.
Tetap sportif, respect dan fairplay," tegasnya.***

wwwwww