Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
17 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
2
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Metropolitan
16 jam yang lalu
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
3
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
6 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
4
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
6 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
5
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
6 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
6
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
6 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Home  /  Berita  /  Non Olympic
Kompetisi Sepakbola BRI Liga 1 2021-2022

Putu Gede Dihadapkan dengan Inspiratornya

Putu Gede Dihadapkan dengan Inspiratornya
PSS Sleman (Dok. ligaindonesiabaru)
Sabtu, 29 Januari 2022 14:01 WIB
Penulis: Azhari Nasution
GIANYAR - Pelatih PSS Sleman, I Putu Gede Santoso akan dihadapkan laga penting melawan Persebaya Surabaya pada pekan 21 BRI Liga 1 2021/2022 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Sabtu (29/1/2022) malam.

Ia mengakui bahwa Pelatih Persebaya Surabaya, Aji Santoso adalah sosok yang menginspirasi selama terjun di dunia kepelatihan dan tak ragu mengadopsi sebagian gaya permainannya.

Namun dalam duel kedua tim, I Putu Gede menegaskan tidak akan merubah targetnya walaupun harus beradu strategi dengan sang mentor. Ia tetap mengincar kemenangan guna menjaga persaingan di papan tengah klasemen sementara BRI Liga 1 2021/2022.

“Coach Aji (Santoso) salah satu inspirasi saya sebagai pelatih. Sering juga diskusi sama beliau, saya pikir salah satu pelatih lokal terbaik di Indonesia karena pengalaman dan juga cara main serta visinya juga,” ungkap pelatih berusia 48 tahun.

“Saya juga sering ada beberapa yang saya adopsi juga. Jadi inspirasi saya dalam memegang tim,” sambungnya.

Kapten PSS Sleman, Bagus Nirwanto menilai walaupun Persebaya Surabaya dipastikan tidak akan diperkuat lima pemainnya yang bergabung dengan Timnas Indonesia tetap patut diwaspadai karena kedalaman tim cukup bagus.

Sehingga ketidakhadiran kelima pemain pilarnya dapat diisi oleh pemain lain dan tidak merubah gaya permainan tim.

“Menurut saya pemain Persebaya semua sama, pemainnya bagus juga yang penting mental di lapangan. Siapa yang main bagus dan cerdas di situ mungkin akan bisa memenangkan pertandingan,” ujar Bagus Nirwanto. ***

wwwwww