Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
20 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
2
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
21 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
3
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Sepakbola
20 jam yang lalu
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
4
Optimalisasi Kemampuan Multiposisi Rizky Ridho
Sepakbola
20 jam yang lalu
Optimalisasi Kemampuan Multiposisi Rizky Ridho
5
Pieter Huistra Akui Aspek Pertahananan PSS Perlu Perbaikan
Sepakbola
20 jam yang lalu
Pieter Huistra Akui Aspek Pertahananan PSS Perlu Perbaikan
6
Stjepan Fokus Laga Berikutnya, Nadeo Ucapkan Terima Kasih kepada Jakmania
Sepakbola
20 jam yang lalu
Stjepan Fokus Laga Berikutnya, Nadeo Ucapkan Terima Kasih kepada Jakmania
Home  /  Berita  /  Nasional

Panen Perdana Balai Ternak Baznas di Kebumen dan Purworejo Hasilkan Ribuan Ekor Ayam

Panen Perdana Balai Ternak Baznas di Kebumen dan Purworejo Hasilkan Ribuan Ekor Ayam
Panen perdana balai ternak unggas Baznas di Kebumen turut dihadiri Pimpinan Baznas RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Saidah Sakwan, Senin, 31 Januari 2022. (foto: ist./baznas)
Senin, 31 Januari 2022 20:55 WIB
JAKARTA - Balai Ternak Unggas Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) telah melakukan panen perdana di Kabupaten Kebumen dan Purworejo dengan menghasilkan 30.638 ayam. Panen ini berhasil meningkatkan penghasilan beberapa peternak mustahik Baznas yang memperoleh pendapatan di kisaran Rp4 juta hingga Rp8 juta per bulan.

Hasil ternak unggas berasal dari kelompok peternak yang terdiri dari kelompok Berkah Sawung Mulyo Kabupaten Purworejo, kelompok Abbasy Farm Kabupaten Kebumen, serta kelompok Baqorah Farm Kabupaten Kebumen. Total peternak yang sudah tergabung dalam program ini sebanyak 28 peternak.

Berita Sebelumnya:  Baznas Dorong Gibran jadi Ikon Milenial Zakat

Secara simbolis panen Balai Ternak Unggas diselenggarakan di Kandang Ketua Kelompok Abbasy Farm M. Ridwan, Dukuh Gunaman RT 01/07 Ds. Brecong, Kec. Buluspesantren, Kab. Kebumen, Senin (31/1/2022).

"Alhamdulillah setelah diresmikan pada Desember lalu, Balai Ternak Unggas di Kebumen dan Purworejo telah melaksanakan panen perdananya dengan hasil yang cukup memuaskan. Program ini merupakan upaya Baznas dalam mewujudkan kemandirian masyarakat miskin di pedesaan serta meningkatkan potensi pengembangan usaha ayam pedaging yang sangat potensial," ujar Ketua Baznas Noor Achmad dalam rilis yang diterima GoNEWS.co di Jakarta.

Noor berharap, melalui program Balai Ternak Baznas Kelompok Unggas ini dapat memberikan dampak ekonomi bagi para mustahik sehingga peternak bisa mandiri dan berdaya.

Berita Sebelumnya:  Baznas Pertahanan ISO Manajemen Mutu

"Selain dampak ekonomi, program pemberdayaan ini kita harapkan juga dapat meningkatkan nilai sosial dan spiritual peternak mustahik, sesuai dengan indikator indeks pendayagunaan zakat (IPZ). Semoga program ini dapat meningkatkan perekonomian umat yang membutuhkan," ujarnya.

Sementara itu, Pimpinan Baznas RI yang membawahi Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Saidah Sakwan, mengucap syukur serta mengapresiasi para petani yang telah berkomitmen dalam pelaksanaan program Balai Ternak Unggas di wilayah Kebumen dan Purworejo.

GoNews.co Pimpinan Baznas RI Bidang Pend
Pimpinan Baznas RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Saidah Sakwan dalam suatu kesempatan. (foto: dok. www.gonews.co/dzulfiqar)

Saidah menyebut, target penerima manfaat dari program ini adalah masyarakat yang bersemangat untuk beternak, masuk kategori fakir atau miskin, bertekad kuat memperbaiki taraf hidup, dan secara fisik mampu bekerja keras. Dasar prioritas keluarga yang diintervensi modal adalah yang masuk kategori miskin dan fisabilillah.

"Alhamdulillah berkat kerja keras dan komitmen yang kuat, program Baznas ini berhasil mengangkat perekonomian keluarga peternak. Bahkan ada satu orang peternak di Kabupaten Purworejo yang berhasil mendapatkan pendapatan di atas asnaf zakat sebesar Rp8.038.370 per bulan. Sedangkan dua peternak lainnya di atas taraf hidup layak, pada kisaran Rp4,2 juta-Rp4.9juta per bulan. BAZNAS sangat bangga dengan hasil yang telah dicapai," kata Saidah.

Pada pelaksanaannya, kata Saidah, Baznas juga terus memberikan pendampingan secara teknis dalam keberlangsungan pengembangan Balai Ternak Baznas Kelompok Unggas di kedua kabupaten tersebut.

"Selain itu, para pendamping aktif berkomunikasi dengan petugas penyuluh lapangan (PPL) perusahaan mitra agar target budi daya ayam tercapai dengan baik. Mudah-mudahan Balai Ternak Unggas di Kebumen dan Purworejo ini dapat terus berkembang semakin baik, dan Baznas dapat mengembangkan program ini secara luas di wilayah lain," kata Saidah.

"Ini adalah ikhtiar kami, amanat yang diberikan oleh para muzaki bahwa ini memberikan kemanfaatan. Kenapa memilih ayam, karena tidak ada eksploitasi. Ayam yang dihasilkan oleh pertenak binaan BAZNAS ini akan dijadikan sebagai bahan untuk ZChicken," katanya lagi.

Program ini mendapat apresiasi dari Bupati Kabupaten Kebumen, H. Arif Sugiyanto, S.H, yang menyebut program Baznas ini telah memberi dampak nyata kepada masyarakat setempat.

"Alhamdulillah, program Baznas di Kabupaten Kebumen telah berjalan bagus. Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Baznas yang telah membantu meningkatkan penghasilan para peternak mustahik khususnya di wilayah Kebumen. Ini merupakan upaya bersama dalam memberikan kemaslahatan bagi masyarakat. Semoga ke depan lebih banyak masyarakat yang terbantu," katanya.

Arif menambahkan, program Baznas ini melengkapi program kerja pemerintah yang tidak dapat di-cover APBD. Kolaborasi positif yang terjalin, sambungnya, jadi langkah nyata untuk mengentaskan kemiskinan.

"Program dari Pemerintah Kebumen yang tidak tertangani oleh amilat pemerintah dapat tertangani oleh Baznas. Ini bisa dikolaborasikan ke depan bagaimana peningkatan perekonomian masyarakat. Kolaborasi ayam seperti ini tentunya sangat bagus. Program Baznas seperti sekarang ini dapat dijadikan program unggulan dan dapat menjadi percontohan perekonomian ke depan. Baznas sangat kontribusi nyata untuk masyarakat," kata Arif.

Acara turut dihadiri Ketua Baznas Provinsi Jawa Tengah Dr.KH. Ahmad Darodji, M.Si; Ketua BAZNAS Kabupaten Kebumen, KH.Drs Bambang Sucipto,M.PdI; Wakil Ketua Baznas Kabupaten Purworejo, H.Suhaemi,S.Ag, MM; Pimpinan PT Sejati Mulia Lestari Unit Kebumen, Drh.Rahmat Subekti; serta Camat Buluspesantren; Kades Brecong; dan Kades Ngadirejo.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Ekonomi, Nasional, DKI Jakarta, Jawa Tengah
wwwwww