Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
20 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
2
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
8 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
3
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Metropolitan
18 jam yang lalu
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
4
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
8 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
5
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
9 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
6
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
8 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Home  /  Berita  /  Voli

Kapolri Bentuk Tim Usut Mafia Karantina

Kapolri Bentuk Tim Usut Mafia Karantina
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo membentuk tim mengusut mafia karantina. (Foto: Istimewa)
Rabu, 02 Februari 2022 13:49 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo membentuk tim mengusut mafia karantina. Tim ini dibangun menyusul perintah Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk mengusut tuntas permainan karantina di pintu masuk Indonesia.

"Tim akan menindak tegas siapa pun yang terlibat terkait menyangkut masalah pelanggaran kekarantinaan," kata Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo di Lapangan Bhayangkara Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu, 2 Februari 2022.


Menurut dia, Polri telah menyiapkan langkah-langkah usai mendapat atensi dari Kepala Negara. Hal ini meliputi bekerja sama dengan stakeholder terkait, salah satunya Satgas Covid-19, untuk memantau kedatangan pelaku perjalanan luar negeri (PPLN) hingga tiba di lokasi karantina. "Pemantauan oleh monitoring dengan aplikasi Presisi," ucap dia.

Dedi menyebut Polri akan memperketat pintu-pintu masuk Indonesia. Polri akan memitigasi pelanggaran-pelanggaran kekarantinaan untuk mengantisipasi kejahatan tersebut kembali terulang.

"Kasus yang pernah ditangani, kelemahannya adalah di pengawasan bandaranya. Dari mulai pintu kedatangan dia keluar dari pesawat ini ada oknum-oknum yang menyalahgunakan kewenangannya," ucap mantan Kapolda Kalimantan Tengah itu.

Polri, tegas Dedy, tidak akan bermain-main dengan mafia karantina. Pelaku yang terlibat dipastikan akan ditindak tegas tanpa pandang bulu.

"Karena ini menyangkut masalah kepercayaan dunia internasional di Indonesia bahwa untuk sistem kekarantinaan di Indonesia harus berjalan dengan baik," ujar jenderal bintang dua itu.

Sebelumnya, Presiden Jokowi geram dengan praktik permainan karantina di lapangan. Jokowi mendengar banyak keluhan dari WNA.

Mereka menyebut proses karantina menyulitkan dan tidak sesuai ketentuan. Jokowi menginstruksikan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk mengusut tuntas permainan karantina.***

wwwwww