Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
19 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
2
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Metropolitan
17 jam yang lalu
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
3
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
8 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
4
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
8 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
5
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
8 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
6
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
8 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Okto Merasa Terhormat dapat Kepercayaan Menpora Amali Tuntaskan Sanksi WADA

Okto Merasa Terhormat dapat Kepercayaan Menpora Amali Tuntaskan Sanksi WADA
Menpora Amali dan Raja Sapta Oktohari memegang bendera Merah Putih. (Dok. Kemenpora)
Jum'at, 04 Februari 2022 23:12 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Ketua Satgas Percepatan Penyelesaian Sanksi WADA yang juga Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia), Raja Sapta Oktohari merasa terhormat mendapat kepercayaan dari Menpora Zainudin Amali untuk menyelesaikan sanksi WADA terhadap Lembaga Anti Doping Indonesia (LADI). Bermodalkan kepercayaan, arahan, dan dukungan semua sumberdaya yang ada, Satgas dapat berkerja cepat dan menghasilkan putusan pembebasan sanksi yang cepat pula.

"Ini sebuah kabar yang ditunggu-tunggu dan dinanti-nanti, sanksi yang awalnya satu tahun sejak 7 Oktober 2021, ternyata selesai dalam kurun waktu 3,5 bulan," Okto melaporkan, di Auditorium Wisma Menpora, Jakarta, Jum'at (4/2/2022) sore.

"Ini berkat kepercayaan dari Menpora, terima kasih atas kepercayaannya sehingga kami dapat bekerja dan bergerak cepat, dan memperoleh hasil cepat," tambahnya.

Secara garis besar diuraikan bahwa setelah mengantongi SK Menpora No 74 tanggal 18 Oktober 2021 langsung membuka komunikasi dengan pengurus LADI baik yang baru maupun yang lama, dilanjutkan berkomunikasi dan menemui para petinggi WADA, termasuk menjalin intens dengan JADA, organisasi anti-doping Jepang yang ditugaskan WADA memberikan supervisi kepada Indonesia.

"Kami mengurai benang kusut yang ada, yakni permasalahan utama komunikasi, administrasi dan teknis," kata Raja Sapta Oktohari.

"Dan saat bertemu dengan Dirjen WADA, ia menyampaikan apresiasi kepada Bapak Menpora atas progres keseriusan menyelesaikan masalah ini, dari situ ada titik terang dan memerintahkan Komite WADA untuk mencabut sanksi, akhirnya pada 2 Februari (waktu Kanada) sanksi dicabut," ceritanya.

Okto mengakhiri laporan dengan mewanti-wanti bahwa untuk tidak terulang kembali peristiwa memalukan ini tidak lain kesadaran bersama untuk taat aturan tata kelola internasional.

"Sebagaimana kami sampaikan kepada Pak Menpora, sejak dapat mandat KOI bertekad tidak libur sebelum bendera Merah Putih berkibar. Kejadian ini mengingatkan kita semua bahwa tata kelola olahraga Indonesia harus sesuai tata kelola olahraga internasional. Kami terus menyelesaikan tugas untuk investigasi, mohon kerjasama semua pihak agar segera tuntas, analogi motor tidak hanya memperbaiki motor rusak tapi merakit dan membuat mobil baru formula one," tutupnya. ***

wwwwww