Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
20 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
2
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
24 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
3
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
21 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
4
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Sepakbola
20 jam yang lalu
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
5
Optimalisasi Kemampuan Multiposisi Rizky Ridho
Sepakbola
19 jam yang lalu
Optimalisasi Kemampuan Multiposisi Rizky Ridho
Home  /  Berita  /  MPR RI

HPN 2022, Siti Fauziyah Tekankan Pers Wajib Tangkal Hoax

HPN 2022, Siti Fauziyah Tekankan Pers Wajib Tangkal Hoax
Kepala Biro Humas dan Sistem Informasi Sekretariat Jenderal MPR, Siti Fauziah. (Foto: Istimewa)
Rabu, 09 Februari 2022 20:20 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy

JAKARTA - Kepala Biro Humas dan Sistem Informasi Sekretariat Jenderal MPR, Siti Fauziah, mengucapkan selamat Hari Pers Nasional kepada seluruh insan pers di Indonesia. Dia mengharapkan pers tetap menjalankan peran dan fungsinya menyebarluaskan informasi dan berita yang berkualitas sehingga memberikan optimisme kepada masyarakat terutama pada masa pandemi Covid-19 ini.

"Fungsi pers yang terpenting adalah sebagai media informasi. Penyebarluasan informasi yang berkualitas ini bisa menjadi acuan yang diterima masyarakat," katanya di Jakarta, Rabu (9/2/2022). Hari Pers Nasional (HPN) diperingati setiap tanggal 9 Februari, yaitu tanggal terbentuknya Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), organisasi wartawan pertama di Indonesia.

Menurut Siti Fauziah, penyebaran informasi dan berita berkualitas harus bebas dari hoaks. Berita hoaks sangat berbahaya karena bisa mengancam keharmonisan bermasyarakat. "Insan pers harus menghasilkan produk jurnalistik yang dipercaya, akurat, kredibel, dan berkualitas," ujarnya..

Siti Fauziah, yang akrab disapa Ibu Titi, mengungkapkan perkembangan teknologi mendorong derasnya arus informasi, antara lain melalui media sosial. Penyebaran berita bohong atau hoaks seringkali melalui media sosial.

Mengutip Kementerian Kominfo, Ibu Titi mengungkapkan sepanjang 2021 telah menemukan dan memutus akses terhadap 565.449 konten negatif. Selain itu Kominfo juga melakukan klarifikasi terhadap 1.773 misinformasi dan disinformasi yang beredar di masyarakat. Ada beragam hoaks, tetapi selama pandemi, hoaks yang beredar seputar Covid-19 sebanyak 723 hoaks.

"Karena itu pers harus menjadi perekat bangsa dan menumbuhkan optimisme melalui informasi dan berita yang dipercaya, akurat, dan kredibel. Pers bisa menangkal dan meluruskan informasi dan berita hoaks yang beredar di masyarakat," paparnya.

Secara khusus, kepada insan pers yang bertugas di lembaga legislatif (MPR, DPR, dan DPD), Ibu Titi mengharapkan tetap terjalinnya kolaborasi positif antara MPR dengan jurnalis di lingkungan MPR, DPR, dan DPD. Kolaborasi ini menjadi jendela bagi masyarakat untuk melihat hal positif di parlemen.

"Pers adalah pilar keempat demokrasi, tentu pers menjadi mitra strategis untuk terus menyampaikan pesan dari MPR sebagai Rumah Kebangsaan, pengawal ideologi, dan kedaulatan rakyat," pungkasnya.***

wwwwww