Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
21 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
21 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
21 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
4
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
21 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
5
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
22 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
6
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
21 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
Home  /  Berita  /  Metropolitan

Pimpinan MPR Dukung Pengembangan Kebudayaan Nasional Secara Total

Pimpinan MPR Dukung Pengembangan Kebudayaan Nasional Secara Total
Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat. (foto; Istimewa)
Senin, 21 Februari 2022 17:18 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy

JAKARTA - Dukungan terhadap kebudayaan warisan nenek moyang kita jangan hanya sekadar slogan tetapi harus direalisasikan dalam bentuk kepedulian masyarakat dan kebijakan yang mendorong gerakan pelestarian budaya yang terukur dan menyeluruh di tanah air.

Demikian diungkapkan Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat dalam keterangan tertulisnya, Senin (21/2/2022). "Produk-produk kebudayaan warisan nenek moyang kita yang memiliki nilai-nilai luhur budaya bangsa harus menjadi pemahaman yang utuh setiap anak bangsa dari generasi ke generasi agar identitas bangsa kita tidak hilang," katanya.

Menurut Lestari, problem terbesar dari bangsa yang memiliki banyak warisan budaya yang bernilai luhur ini adalah kurangnya anak bangsa menghargai budayanya sendiri. Perhatian dan dukungan yang kurang memadai terhadap kebudayaan bangsa kita, ujar Rerie, sapaan akrab Lestari, juga menyebabkan semakin langka orang memilih profesi sebagai penggiat seni seperti pembatik, dalang dan pengukir dan sejumlah pengrajin kain tenun tradisional.

Menurut Rerie, agar generasi penerus bangsa menghargai kebudayaannya sendiri, mereka harus memiliki pemahaman yang mendalam terhadap berbagai budaya warisan nenek moyang kita.

Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu berpendapat dibutuhkan upaya strategis dan berkelanjutan untuk mewujudkan kebangkitan kebudayaan nasional lewat sebuah gerakan yang melibatkan semua pihak yang terkait.

Tujuannya, tegas Rerie, agar gerakan membangkitkan kebudayaan nasional tidak hanya sekadar slogan, namun berdampak langsung pada pengembangan ekosistem kebudayaan itu sendiri. "Dengan terus berkembangnya ekosistem kebudayaan nasional, saya beraharap nilai-nilai yang terkandung dalam produk-produk kebudayaan tersebut bisa tetap lestari," pungkasnya.***

wwwwww